Sevilla99 – www.sevilla99.wordpress.com

Tentang Papa,Mama dan Vincenzo Girsano Wong Tomarere Serta Semua Yang Terjadi Di Sekitar Kami

Posts Tagged ‘Megawati’

Dan PKS Pun Berlari Kencang….

Posted by sevilla99 pada April 26, 2009

Jusuf Kalla sudah pasti tidak akan berkoalisi dengan SBY untuk Pilpres kali ini dan membuat Golkar tidak jadi berkoalisi dengan Partai Demokrat, ini membuat PKS seakan ada harapan baru untuk menyandingkan calon mereka Hidayat Nur Wahid untuk sebagai Cawapres untuk pasangan SBY pada Pilpres tahun ini.

Ini suatu kejadian lucu dan cuma terjadi mungkin di Indonesia,di mana seorang yang sudah mencapai posisi tertinggi di Republik Indonesia malah kini mengejar posisi yang lebih rendah dari posisinya saat ini.

Kita tahu bersama bahwa jabatan dari Hidayat Nur Wahid saat ini adalah Ketua MPR dan kita juga tentu tahu bahwa MPR adalah LEMBAGA TERTINGGI di Republik ini,MPR bisa memecat Presiden dan Presiden melaporkan pertanggungjawabannya sebagai Pemerintah/Eksekutif kepada MPR sebagai Lembaga Tertinggi di Indonesia.Nah koq sekarang si Hidayat Nur Wahid malah getol mengejar posisi Wakil Presiden?bukannya turunnya jauh sekali tuh dari Ketua MPR menjadi cuma seorang Wakil Presiden.

PKS memang bermain cantik,mereka sadar ini adalah periode terakhir SBY sebagai Presiden apabila berhasil menang pada Pilpres tahun ini dan SBY saat ini memang amat terlampau kuat bagi para penantangnya entah itu Megawati dll.

Jadi jika 1 periode ini aja Hidayat Nur Wahid bisa jadi wapres maka pada periode depan pasti Hidayat Nur Wahid sudah punya banyak kharisma yang bisa membuat maju untuk pencalonan menjadi Presiden RI menggantikan SBY.hitung-hitungan yang terkesan indah jika semuanya tercapai dan sukseslah PKS mendudukkan kader mereka ke  posisi no.1 di Republik ini.

Namun kali ini agak lucu,dulu pada tahun 2004 PKS mati-matian menolak PDS untuk ikut masuk dalam koalisi dengan Partai Demokrat dalam mendukung pencalonan SBY-JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden membuat akhirnya PDS berpindah dan berkoalisi dengan PDI-P.Tahun ini malah berbeda karena PDS lebih dahulu berkoalisi dengan Partai Demokrat dan PKS pun ikutan tanpa banyak cingcong kayak tahun 2004 di mana mereka tidak suka berkoalisi dengan Partai yang berbau Kristiani seperti PDS karena takut alergi.

Saya kemarin membaca sebuah artikel di inilah.com di mana seorang pengamat politik berkomentar bahwa jika SBY membawa Hidayat Nur Wahid sebagai Cawapresnya dalam Pilpres ini maka dipastikan akan kalah karena masyarakat Indonesia lebih banyak yang Nasionalis dan Sekuler saat ini yang mana tidak suka dengan partai yang berhaluan Islam Keras seperti PKS,hal ini bisa menjadi blunder bagi SBY sehingga bisa saja Pilpres justru dimenangi oleh kompetitor misalnya Megawati atau Prabowo Subianto yang jika mengusung Cawapres juga dari kalangan nasionalis.

Jadi memang baiknya Cawapres yang diusung oleh pihak SBY adalah yang juga dari partai nasionalis seperti Hatta Rajasa yang merupakan seorang nasionalis dari PAN yang lebih bisa diterima oleh kalangan masyarakat Indonesia yang umumnya nasionalis dan sekuler.

Kita lihat saja,sekencang apa lari PKS dalam mengusung dan menggolkan calon mereka Hidayat Nur Wahid sebagai Cawapres SBY dalam beberapa hari kedepan.

Posted in Pribadi | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

Rasa Iba Lebih Bernilai Pada Ajang Pencarian Bakat

Posted by sevilla99 pada April 7, 2009

Ada banyak ajang pencarian bakat di Indonesia namun saya baru mulai perhatikan ketika AFI Indosiar dimulai di mana dimenangkan oleh Verry yang berhasil menjual kisah sedih beserta kemiskinannya kepada publik walaupun sebenarnya Kia pria Flores itu lebih  mempunyai kualitas suara lebih bermutu dan tampang layak jual namun karena tidak ada kisah sedih dan kemiskinan yang bisa dijualnya membuat ia pun tersingkir dan menduduki posisi 3,lalu di mana sekarang Verry AFI itu?tenggelam tanpa jejak krn mmg gak layak jual ke publik.

Lalu pada Indonesian Idol pun hal serupa terjadi bahkan 2 kali yaitu ketika Ihsan Idol walaupun gak layak jual ke publik namun lebih miskin dan kisah sedihnya sukses dia jual maka tersingkirlah Dearly,namun lihatlah skrg malah album Dearly dan banyak sinetron yang diperankan oleh Dearly krn memang layak jual ke publik ketimbang Ihsan.

Pada Indonesian Idol kemarin pun terulang lagi di mana seorang pengamen bernama Januarisman Runtuwene tiba-tiba menjadi terkenal,banyak fans dan kaya mendadak yang akhirnya membuat ia gelap mata akan kepopulerannya membuat istri dan anaknya ia tinggali demi kenikmatan dunia bersama wanita lain.Indonesian Idol berhasil membuat mimpi menjadi nyata dan sukses juga menghancurkan rumah tangga orang secara tidak langsung dan sekarang lihatlah justru Gisel sang runner-up lebih menjual dan sering tampil di layar TV.

Pada Idola Cilik juga demikian,namun setidaknya Kiki masih mendingan,walaupun memang agak menjual kisah sedih papanya yang cacat dalam kecelakaan kerja namun KIki mempunyai kualitas suara yang OK, tapi pada Idola Cilik kedua terulang lagi 2 kisah di Indonesia Idol di mana Debo seorang anak TKW yang dengan kualitas suara pas-pasan namun berhasil menjual kisah sedihnya sebagai anak TKW yg ditinggal pergi ibunya ke salah satu negara Arab dan akhirnya Paton harus bisa menerima bahwa ia kalah karena ia berasal dari keluarga baik-baik.

Ada yang salah di sini,yaitu di mana rasa Iba membuat seseorang menjadi pemenang tanpa memperhitungkan kemampuan,nilai jualnya dan secara psikis ketika ia nanti menjadi kaya mendadak.Ini juga menjadi pelajaran yang buruk di mana sebuah keluarga yang sederhana-kaya adalah kesalahan sehingga tidak layak dipilih/dukung walaupun mempunyai kualitas yang bagus..ada apa dengan Indonesia?

Pada peta politik Indonesia pun demikian,Megawati yang ditekan oleh rezim Orde Baru juga oleh Poros Tengahnya Amien Rais ternyata sukses mengambil hati rakyat Indonesia dan ia naik sebagai Presiden Indonesia ke 4.Hasilnya?sukses menjual beberapa BUMN kepada pihak asing.

karena itu saya mengajak agar memilihlah pada beberapa ajang pencarian bakat bahkan Pilpres nanti bukan berdasarkan rasa iba namun kita lihat dengan hati apakah pemimpin atau juara yang kita dukung itu memang punya kualitas dan SDM yang bagus dalam ajang itu.

Kepada fans Ibu Megawati dan PDI-P saya mohon maaf namun itu memang contoh yang real dalam masyarakat kita saat ini.

Posted in Di Sekitar Saya | Dengan kaitkata: , , , | 1 Comment »