Sevilla99 – www.sevilla99.wordpress.com

Tentang Papa,Mama dan Vincenzo Girsano Wong Tomarere Serta Semua Yang Terjadi Di Sekitar Kami

Posts Tagged ‘Kolak’

Kolak…nyammi…

Posted by sevilla99 pada September 11, 2008

Bulan Puasa pun datang,ngidamnya Indah pun berubah menjadi pengen makan Kolak melulu….pengen masak sendiri tp ga banyak yang suka makan di rumah,mo beli tapi ga tahu di mana?

Indah mempunyai pelanggan yang bisa disebut juga sebagai teman ngobrol + gosip yaitu Ibu Aryanti atau biasa dipanggil dengan nama Ibu Hasan.

Asyik ngobrol eh topiknya berpindah dari masalah Tv Kabel ke Jajanan selama bulan puasa dan ke masalah Kolak.

Tanpa disangka Ibu Hasan mau masakkan kolak untuk Indah,setelah sekitar 2 hari dari janjian akan dimasakkan Kolak maka Ibu Hasan menelpon kami untuk datang mengambil Kolak kami,tentu saja Indah suka maka kami pun ke rumah di Jalan Baru tepat di belakang Kantor PDAM Tirta Remu.

Kami pun kesana dan Ibu Hasan memberikan Kolak buatannya ke dalam rantang yang telah kami siapkan dari rumah,kami pun ngobrol sekitar 20 menit bersama Pak Hasan dan teknisi mereka Agus dan selanjutnya kami pulang ke rumah.

Ternyata bulan puasa tidak hanya membawa berkah bagi yang menjalaninya namun kami juga..hehehe

Posted in Saya dan Indah | Dengan kaitkata: , , , , | 1 Comment »

Sunset di Tembok Berlin

Posted by sevilla99 pada September 9, 2008

Kemarin sore kami jalan-jalan sore membeli jajanan untuk buka puasa yang dijual depan semacam Toko Kue yang dimiliki oleh H.Mira.

Selama bulan puasa Toko Kue H.Mira memberikan halaman depannya untuk para ibu yang ingin menjual jajanan buka puasa.

Ada yang menjual Kolak,Bubur Sumsum,Kue Jalangkote dan berbagai macam hidangan berbuka puasa,walaupun kami bukan muslim namun kami menikmati saat-saat mau berbuka puasa tersebut krn kami mempunyai banyak pilihan untuk dimakan buat sore.

Setelah jajan makanan sore di H.Mira maka kami pun lanjut mengunjungi Tulang BP7,Tulang (Paman) ini bermarga Saragih Sumbayak dan sudah lama tinggal di Sorong yaitu sejak tahun 1971 dan hingga pensiun tetap menetap di Sorong,Ia adalah salah satu para orang tua yang kami hormati di arisan Simalungun.Ia dipanggil dengan sebutan Tulang BP7 karena terakhir pada masa dinasnya ia kerja di Kantor BP7 Kab.Sorong.

Kami mengunjungi Tulang BP7 dengan tujuan mengantarkan buku Sejarah 100tahun GKPS yang ternyata sangat disukainya walaupun baru melihat secara garis besar.Bahkan ia meminta saya untuk memesannya kembali kepada Pdt.Martin Sinaga,saya sih meng-iyakan aja walaupun pusing juga gimana cara pesannya lagi ke Pdt.Martin Sinaga?masa sih beranki bilang tidak pada Tondong Ni Tondong saya? hehehe…

Kami ngobrol sambil membahas budaya Simalungun selama 30menit ditemani dengan Bonar (anak Tulang BP7),Nantulang Boru Manado dan Indah.Lumayan juga asyik karena saya sependapat dengan Tulang BP7 bahwa Suku Simalungun adalah suku yang berdiri sendiri dan bukanlah diaspora dari Suku Toba.

Selepas 30menit dan meminum habis secangkir Teh hangat manis yang dihidangkan oleh Nantulang maka kami pun pamit dan balik menuju Kampung Baru..

Kami malas langsung pulang ke rumah,akhirnya saya dan indah memutuskan untuk nongkrong di Tembok Berlin menikmati sunset di Tembok Berlin.

Kamitiba di Tembok Berlin langsung duduk di tepi Tembok Berlin a la Sorong tersebut sambil menikmati kue-kue yang tadi kami beli di H.Mira,romantis juga sih ditiup angin sepoi-sepoi terasa nyaman,kami pun ngobrol keliling dunia,semuanya dibahas hingga jam menunjukkan Pukul 7 Malam…oh ya di Sorong ada kalanya sudah jam 7 Malam namun belum terlalu gelap.

Kami pun pulang ke rumah untuk segera mandi karena akan menghadiri pernikahan sahabat kami yaitu Yance dan Siane.

Posted in Saya dan Indah | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | Leave a Comment »