Sevilla99 – www.sevilla99.wordpress.com

Tentang Papa,Mama dan Vincenzo Girsano Wong Tomarere Serta Semua Yang Terjadi Di Sekitar Kami

Posts Tagged ‘BLI’

Antara Wasit Purwanto,Persipura,PSSI dan Sponsor

Posted by sevilla99 pada Agustus 16, 2009

Niat awal dari pihak Dji Sam Soe untuk menjadi sponsor Copa Indonesia tentulah ingin makin memperkenalkan produk mereka agar lebih dikenal lagi kepada semua khalayak ramai di Indonesia,namun apa yang terjadi jika kini malah kerugian yang akan didapatkan oleh pihak Dji Sam Soe karena rokok Dji Sam Soe diancam tidak boleh beredar di Papua dan mungkin juga Papua Barat sebagai efek dari skandal Grand Final Copa Dji Sam Soe?

Wasit Purwanto menutup karirnya dengan skandal yang sangat memalukan dan telah tercatat dalam sejarah sepakbola nasional sebagai pelaku kekacauan dalam Grand Final Copa Dji Sam Soe 2009 di Stadion Jaka Baring,Palembang yang mana mempertemukan antara Sriwijaya F.C sebagai Juara Bertahan juga sekaligus Tuan Rumah melawan Persipura Jayapura sebagai penantang.

PSSI melalui BLI-nya memang sudah tidak beres dari awal mungkin keberatan apabila Persipura menjadi juara ganda pada 2 ajang mereka sehingga menugaskan Purwanto untuk berat sebelah agar bermain condong pada pihak tuan rumah.

Selain itu juga tidaklah masuk akal menggelar suatu laga Grand Final di kandang salah satu finalis walaupun memang sudah ditentukan sejak semifinal bahwa Final akan digelar di Stadion Jaka Baring,Palembang.

Yang jadi pertanyaan kita sekarang apakah stadion di Indonesia ini sudah habis sehingga tidak ada tempat lain yang layak untuk menggelar laga Grand Final selain di Palembang?apakah stadion Si Jalak Harupat di Kab.Bandung atau stadion Palaran,Segiri atau juga Sempaja yang ketiganya di Samarinda atau Kanjuruhan di Malang tidak layak untuk menggelar laga Final?gimana kalo di stadion Manahan Solo juga tidak layak?di mana saja bisa asal memang ada niat jujur dari pihak PSSI dan BLI yang dipimpin oleh Nurdin M.Halid ini.

Komdis PSSI yang digawangi oleh duet Pandjaitan-Limbong tidak lebih dari duet pencekak leher tiap klub yang selalu siap mendenda klub dan para pesepakbola Indonesia dengan denda yang besar dan nyaris tidak wajar sehingga benar-benar memeras kantong klub dan pesepakbola yang sedang sakit keuangan.Hal ini juga pernah dirasakan oleh PSIS Semarang yang mana sudah kempis kantongnya malah dihukum lagi dengan denda uang yang begitu “wah” seakan-akan uang itu gampang didapatkan demikian juga dengan PSIR Rembang yang juga kena imbas hukuman berat tapi tidak wajar serta masuk akal dari duet Komdis PSSI Pandjaitan-Limbong ini,pertanyaan saya : apakah gak ada lagi orang lain yang bisa dipercaya untuk menjadi bagian Komisi Disiplin PSSI selain dua orang ini?

Untungnya Liga Super Indonesia kali ini tidak ada lagi partai Final sehingga setidaknya pihak Djarum tidak mendapatkan kerugian yang besar akibat memsponsori ajang yang digelar oleh antek-anteknya Nurdin Halid ini berbeda dengan pihak Dji Sam Soe yang saya yakin mereka sangat dirugikan dengan kepentingan PSSI untuk menginginkan agar Persipura agar jangan sampai menjadi juara ganda.

Ancaman agar rokok Dji Sam Soe dilarang beredar di Papua (mungkin juga Papua Barat) masihlah belum dicabut jadi kapan saja bisa-bisa rokok Dji Sam Soe menjadi barang yang illegal di Papua dan ini tentu sangat merugikan pihak sponsor yang menjadi buruk citranya di Papua akibat kinerja buruk PSSI,Komdis dan BLI.

Posted in Pribadi | Dengan kaitkata: , , , , , | 2 Comments »

Gaya Kompetisi Banci Ala Persija dan Persib

Posted by sevilla99 pada April 3, 2009

Tidak Jantan dan terkesan banci,itulah yg saya tangkap dari Persija dan Persib yang mana mengambil moment Pemilu Legislatif sehingga mengakibatkan penundaan jadwal sehingga mereka mengeluarkan/menawarkan wacara agar mencari juara dari Indonesia Super League (ISL) dengan mengadakan 4 besar atau 8 besar seperti pada kompetisi yang lalu-lalu di mana semi kompetisi.

Jika hal ini bisa diterima oleh PSSI dan BLI maka samalah antara PSSI,BLI,Persija dan Persib yaitu sama-sama gak jantan dan tidak mau tunduk pada aturan dan kesepakatan yang telah dibuat sebelum kompetisi.

Liga Super Indonesia adalah sebuah Liga Super di mana mempertemukan 18 klub pesertanya melalui kompetisi full tandang kandang dan juara ditentukan melalui pengumpulan poin,siapa yang mengumpulkan poin tertinggi maka ia adalah sang juara.

Saat ini Persipura bertengger dengan mantapnya pada peringkat pertama ISL dengan jumlah poin 55 dari 25 laga,alias selisih 2 klub banci Persib yang baru mengumpulkan 39 poin – 21 laga dan Persija 42 poin – 21 laga ,jika mereka bermain denganĀ  memenangkan semua pertandingan mereka maka tidak akan bisa menyamai poin yang telah dikumpulkan oleh Persipura saat ini.

Jika mmg nanti akan berubah format di tengah-tengah kompetisi maka jelas akan merugikan Persipura yang saat ini memimpin dengan poin terbanyak dan ini menunjukkan bahwa PSSI dan BLI hanya sekumpulan orang-orang sampah yang tidak mau membangun sepakbola Indonesia.

Semoga taktik pengecut ini tidak akan terjadi dan Persipura akan menjadi juara ISL edisi Perdana tahun ini.

Posted in Pribadi | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

Jangan Sampai ISL Libur Hanya Karena Kegiatan Politik

Posted by sevilla99 pada Maret 9, 2009

pssiSaya adalah salah satu fans berat Liga Indonesia yang walaupun dibilang liga kampungan namun saya suka sekali menyaksikan tayangan langsung Liga Indonesia sejak dari Liga Bank Mandiri,Liga Djarum hingga saat ini bernama Indonesian Super League.

Awalnya saya sangat menyukai klub Persikota Tangerang lalu Persema Malang namun karena keduanya bertanding saat ini pada Divisi Utama Liga Esia Indonesia membuat saya pun beralih ke Persipura Jayapura yang mana justru semakin mantap setelah memecat pelatih Raja Isa dan mengalihkan jabatan pelatih utama ke tangan Jacksen F. Tiago yang bisa dikatakan sudah lama makan asam garam Liga Indonesia karena ia sudah bermain di Indonesia sejak masih berprofesi sebagai Pemain dengan klub pertamanya adalah Petrokimia Putra yang kini telah almarhum.

Tiap sore dan malam pada hari sabtu,minggu,senin dan kadangkala juga hari rabu sekarang selalu waktu saya habiskan dengan menyaksikan tayangan langsung ISL dilayar Anteve yang memang adalah salah satu stasiun TV Indonesia yang mempunyai dedikasi penuh pada perkembangan sepakbola di tanah air kita.

Namun rasanya saat ini kenyaman saya mulai terganggu,juga mungkin pada semua fans ISL karena akan dimulainya kampanye terbuka untuk Pemilu Legislatif pada bulan april 2009 membuat rencananya ISL akan diliburkan,saya sangat menyayangkan keadaan ini.

Oleh pihak PSSI kabarnya menawarkan 4 alternatif ini kepada Polda DKI Jakarta,Polda Jawa Barat,Polda Jawa Tengah dan Polda Jawa Timur,yaitu :

1.Indonesian Super League (ISL) diliburkan selama kampanye terbuka para caleg.

2.Indonesian Super League (ISL) tetap jalan namun bertanding tanpa dihadiri penonton.

3.Indonesian Super League (ISL) tetap jalan dengan dihadiri penonton namun pertandingan dimainkan pada malam hari.

4.Indonesian Super League (ISL) tetap jalan namun dimainkan pada daerah netral dan dihadiri oleh penonton dari daerah sekitar yang nota bene bukan pendukung kedua kesebelasan yang bertanding.

Saya sangat menyayangkan apabila karena kegiatan politik sehingga akhirnya aktivitas olahraga di Indonesia menjadi libur dan membuat merugikan banyak pihak di dalamnya seperti klub,para pemain dan juga para penonton setia seperti saya dan anda bahkan tidak menutup kemungkinan juga kerugian pada pihak sponsor pada PT.Djarum Kudus yang sangat mempunyai dedikasi baik pada perkembangan sepakbola di Indonesia.

Saya sangat salut pada PT.Djarum Kudus yang selalu siap menggelontorkan dana mereka buat memsponsori Liga Indonesia namun sayangnya saya tidak melihat suatu kondisi yang baik dari PSSI atau BLI untuk membuat PT.Djarum Kudus merasa diuntungkan dari dana yang telah mereka keluarkan karena PSSI dan BLI selalu tidak tepat pada jadwal yang mrk susun sendiri.Saya kuatir apabila PT.Djarum Kudus merasa terlalu kecewa pada PSSI dan BLI lalu tidak mau memsponsori ISL pada musim depan tentu akan menjadi kerugian bagi kita semua pencinta sepakbola Indonesia.

Tertundanya ISL membuat biaya operasional klub juga menjadi membengkak,apalagi rata-rata klub peserta ISL masih nyusu pada APBD kota mereka,juga nasib para pemain yang berkiprah di ISL dan masa putaran ISL yang terlampau panjang hingga dikuatirkan akan selesai pada bulan agustus atau september padahal direncanakan awal akan berakhir harusnya pada bulan juni atau juli tahun ini agar bisa ada tenggang waktu istirahat bagi pemain dan klub untuk ISL pada musim depan.

ISL dengan titel sebagai Liga Supernya Indonesia namun sayangnya masih diurusi secara serampangan oleh BLI sebagai pihak tertinggi pada Badan Liga Profesional di Indonesia.

Saya yakin apabila point 3 di atas bisa dijalankan oleh BLI dan PSSI tentu akan memuaskan banyak pihak karena bertanding malam bukanlah sesuatu yang jelek karena sudah dicoba pada Bulan Ramadhan lalu dan berhasil serta mengurangi tingkat kerusuhan supoter,lagian mana ada juga kampanye Caleg atau DPD pada malam hari?

Jika 4 Polda tersebut merasa kekurangan personil dalam mengamankan Kampanye dan ISL maka saya rasa bisa meminta bantuan pada TNI misalnya dari pihak Angkatan Darat atau juga Marinir untuk membantu mengamankan kampanye dan pertandingan-pertandingan ISL di 4 daerah POLDA tersebut.

Ini hanya buah pikiran saya saja agar kiranya ISL tidak dihentikan pada masa kampanye terbuka para caleg dan anggota DPD,dengan banyak harapan agar kiranya ada anggota BLI atau PSSI yang nyangkut di blog ini dan membaca uneg-uneg dan pendapat saya ini.

Posted in Pribadi | Dengan kaitkata: , , , , | 1 Comment »