Sevilla99 – www.sevilla99.wordpress.com

Tentang Papa,Mama dan Vincenzo Girsano Wong Tomarere Serta Semua Yang Terjadi Di Sekitar Kami

Sorong Di Tahun 1959 (Masih Dalam Kekuasaan Belanda)

Posted by sevilla99 pada April 25, 2009

Saya menemukan foto-foto ini pada sebuah Facebook anak Sorong juga..semoga beliau tidak keberatan foto-foto Sorong masa lalu saya muat kembali pada blog saya ini.

Pada Tahun 1959,Sorong masihlah daratan yang terhampar luas kosong melompong,beda dengan saat ini yang padat,sempit dan semrawut

Pada Tahun 1959,Sorong masihlah daratan yang terhampar luas kosong melompong,beda dengan saat ini yang padat,sempit dan semrawut

Jaman dulu sih yang kayak begini banyak,sekarang semua sudah berpakaian..Gak jaman lagi orang Sorong pakai Koteka/Cawat..yang pakai Koteka/Cawat di daerah pegunungan Jaya Wijaya,bukan di Sorong

Jaman dulu sih yang kayak begini banyak,sekarang semua sudah berpakaian..Gak jaman lagi orang Sorong pakai Koteka/Cawat..yang pakai Koteka/Cawat di daerah pegunungan Jaya Wijaya,bukan di Sorong

Saat ini,anak-anak ini sudah jadi Opa-Oma semuanya...

Saat ini,anak-anak ini sudah jadi Opa-Oma semuanya...

Sorong sudah dikenal sebagai Kota Minyak sejak dahulu kala,rel ini berfungsi sebagai transportasi minyak,jaman dulu jalan raya masih belum bagus kali ya?

Sorong sudah dikenal sebagai Kota Minyak sejak dahulu kala,rel ini berfungsi sebagai transportasi minyak,jaman dulu jalan raya masih belum bagus kali ya?

Sorong yang masih kosong melompong,bahkan tembok berlin juga belum ada...

Sorong yang masih kosong melompong,bahkan tembok berlin juga belum ada...

Tampak pegunungan kota Sorong juga pantai,saat ini foto ini cuma sebagian dari total luas Kotamadya Sorong

Tampak pegunungan kota Sorong juga pantai,saat ini foto ini cuma sebagian dari total luas Kotamadya Sorong

Ternyata inilah LIDO?karena LIDO yang sekarang cuma nama tempat aja,pantai yang kotor tempat pembuangan limbah RSUD Sorong

Ternyata inilah LIDO?karena LIDO yang sekarang cuma nama tempat aja,pantai yang kotor tempat pembuangan limbah RSUD Sorong

LIDO masa lalu tempat rekreasi para bule sekarang tempat pemandian bagi yang suka gratisan sekalian dapatkan bonus buangan limbah dari RSUD

LIDO masa lalu tempat rekreasi para bule sekarang tempat pemandian bagi yang suka gratisan sekalian dapatkan bonus buangan limbah dari RSUD

Sunset di Sorong...Pulau Buaya tetap gak berubah,dari dulu hingga sekarang di jaman milenium

Sunset di Sorong...Pulau Buaya tetap gak berubah,dari dulu hingga sekarang di jaman milenium

Bandara Sorong di Pulau Jefman,saat ini bandara ini terbelengkalai dan menjadi milik Pemkab Raja Ampat sejak bandara Sorong dipindahkan ke daratan Sorong.

Bandara Sorong di Pulau Jefman,saat ini bandara ini terbelengkalai dan menjadi milik Pemkab Raja Ampat sejak bandara Sorong dipindahkan ke daratan Sorong.

Iklan

14 Tanggapan to “Sorong Di Tahun 1959 (Masih Dalam Kekuasaan Belanda)”

  1. Betapa kaya dan ragam negeriku,ayo saudara saudaraku kita bangun negeri ini agar lebih maju dan lebih sejahtera rakyatnya.

  2. rendy tobing said

    saya 11 tahun pernah tinggal disorong, saya ingin kesana lagi tap bingung, hotel apa yang bagus sekarang disana

    • sevilla99 said

      di depan bandara DEO (dulu nama Lapter Patah Hati) ada Hotel JE Meridien,lalu ada hotel unik berbentuk kapal yg bernama Hotel Cartenz di tempat garam,juga ada hotel baru habis rehab bernama New Mamberamo di kampung baru…atau juga hotel Luxio di Km.12 yg merupakan “upgrade” dari Klawalu Cottage di Km.12….udah banyak pilihan Hotel skrg di Sorong pak selain hotel Cendrawasih,Hotel Grand Pasific,Hotel Mariat atau juga Hotel Manise dan Hotel Citra.

  3. rara said

    wah lapan ya ke sana lagi 😦
    nunggu lulus dulu nih, baru bisa kesana lagi

  4. ewiink said

    waaaauuuwwwwww . . . . . . .
    ternyata sorong yg dluu.,
    kereen jg yhawWw >???
    trz pulau buayax gk ada perubahan dr jaman milenium hngga saat inii….
    maaanntaaaaavvvv !!!!!!!!!!!!!!!!

  5. kaput said

    sapa yang tau info tentang keberadaan neni/ irene andi sampara ya
    mohon kalau tau no hpnya tks

  6. kaput said

    aku dulu juga tinggal di sorong lo
    wah pokoknya banyak deh kenangan dari yang abu-abu sampai yang nggak kesampaian keinginan/ impian
    dulu ada idola yang sangat dan sangat ku impikan tapi sayang
    dan sayang kok…… nggak kesampaian

  7. Jika saudara-saudaraku banyak bernostagia tentang pengalamannya tinggal di Papua dan Sorong Khususnya,saya baru bermimpi dan memendam hasrat yang kuat untuk dapat menginjakan kaki di bumi Cendrawasih ini,namun Tuhan rupanya belum memberikan jalan yang lapang dan terang terhadap keinginanku tsb. Saya percaya bahwa entah kapan dan suatu saat nanti insaalloh saya akan dapat menapakkan kaki dengan tegak,membelalakan mata tuk menatap dan menghirup udara segar di bumi Cendrawasih ini Amin…………

  8. kiki said

    sippp…..lido skrg menyedihkan…thx ya blognya ok bget…fto2nya ok bgt, thx banyak…

  9. panzoel said

    Thax sevilla udh meng posting kembali foto2,masih ada koleksi foto2 lama yg harus saya bongkar kembali,semoga bermanfaat sbg info dan pengetahuan.

  10. bbghrd2 said

    Soren adalah nama yang diberikan oleh suku biak untuk daratan maladum ini.
    BIAK = Bila Ingat Akan Kembali.

  11. FM said

    Sorong…..always in my mind…..forever ever

  12. Sekarang juga sudah ada swiss-bellhotel 🙂 udah 22 tahun di sini.. Semoga aman damai dan tentram selalu amin 🙂 saya sekarang tinggal di jl.obadiri belakang polres (pinggir kali) remu selatan, dulunya kayak gimana ya? 😀 kalo ada yang punya potonya share dong :)) ({}) #samohoon:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: