Sevilla99 – www.sevilla99.wordpress.com

Tentang Papa,Mama dan Vincenzo Girsano Wong Tomarere Serta Semua Yang Terjadi Di Sekitar Kami

Cafe-Cafe Tenda Sepanjang Tembok Berlin

Posted by sevilla99 pada November 19, 2008

cafe_tendaSepanjang Tembok Berlin a la Sorong berjejeran Cafe-Cafe Tenda a la Makassar,sepanjang 1 km di pinggiran Tembok Berlin dipenuhi dengan Cafe-Cafe Tenda.

Pada saat foto di sore hari ini nampa para pedagang mulai berkemas untuk membuka lapak jualan mereka,mereka mulai berjualan biasanya dari jam 6 sore hingga jam 2 malam.

Adapun menu yang mereka sajikan umumnya adalah Pisang Epe ala Makassar dan Serabba,saya sendiri yang biasanya “dipaksakan”oleh papa saya untuk mengakui bahwa berkampung halaman di Makassar tidak terlalu suka dengan Pisang Epe Keju dan Serabba ini namun untuk suasananya yah lumayanlah…

Cafe-Cafe tenda ini paling ramai kalo Malam Minggu karena tempat ajang pacaran untuk anak-anak muda walaupun dengan harga sepiring Pisang Epe yang lumayan mahal namun tetap aja sekitaran puluhan Cafe Tenda ini ramai dikunjungi.

Sepanjang tembok berlin ini juga kadang jadi tempat minum minuman keras dan mabuk bahkan transaksi dengan PSK atau dengan waria,andai jika malam minggu ditempatkan Satpol PP tentu akan aman daerah ini dari pemabuk maupun balapan liar.

Dahulu sempat dilarang untuk berjualan di kawasan ini,namun dimulai dengan 1 orang membuat Cafe Tenda kemudian diikuti dengan lainnya,akhirnya sepanjang Tembok Berlin dipenuhi dengan Cafe Tenda,kayaknya sekarang sudah diijinkan oleh pihak Dispenda Kota Sorong.

Iklan

3 Tanggapan to “Cafe-Cafe Tenda Sepanjang Tembok Berlin”

  1. Walau bagaimanapun sorong tetap menjadi kota no 1 dihatiku

  2. ronnyromo said

    teda tenda ini yang merusak pemandangan di di sepanjang pantai seharusnya pemkot sudah harus menjadi tempat lain untuk tenda2 ini dan biarkan kita bisa memandang langsung ke laut yang indah, selain itu juga tenda2 ini secara tidak langsung sudah merusak air dan pantai, semasa saya kecil dulu waah betapa ndahnya laut di sepanjang pantai, kebetulan saya juga bertempat tinggal di tepi laut, sekarang rasa malas untuk berkunjung ke tepian pantai sudah menjijikan dengan adanya tenda2 ini, pa walikota tolong cari tempat lain dan biarkan pantai kita tetap di pandang indah sepanjang masa

    • sevilla99 said

      Betul pace,sy juga setuju tp pikir2 juga kasian kalo dorang dilarang jualan di sana jd relokasi adalah solusi terbaik utk keindahan kota sorong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: