Aksi Penipuan Ala Bambang,Iwan dan Call Center Mandiri bernama Arief
Posted by sevilla99 pada Juli 21, 2009
Tadi sore ketika saya lagi berada di rumah maka seseorang menelpon saya untuk memesan Sarang Semut Papua sejumlah 20 Kg,wow jumlah yang besar tentunya,ia juga dengan meyakinkan menyatakan bahwa ingin ia jual di Medan – Sumatra Utara karena ia mempunyai Toko Obat Maju Jaya di Jl.Patuan Nagari No.57 Medan walaupun ia menggunakan no.hp Simpati kode dari Jakarta dengan no.hp : 081394555457,oh ya si penipu pertama ini mengakunya bernama Bambang dan nanti saya akan dihubungi oleh adiknya yaitu si penipu lainnya yang bernama Iwan.
Sekitar 2 jam kemudian si Iwan menelpon saya bahwa ia telah keluar dari ATM Bank Mandiri dan telah mentransfer dana pembelian 20 Kg Sarang Semut pesanan kakaknya bernama Bambang,ia ngotot agar segera saya mengecek transferannya apakah sudah masuk atau belum,saya yang sudah benar-benar loyo kecapekan krn kerja seharian berjanji akan mengeceknya pada 2jam kemudian tp anehnya ia ngotot agar saya cek dana transferannya skrg juga,sejauh ini saya belum curiga walaupun akhirnya saya tahu maksudnya apa dikemudian…
Jam 6 Sore ditemani Lawei Rimbun Sipayung maka kami bergegas menuju ATM Mandiri,namun ternyata dana yang ia janjikan untuk ditransferkan tidak ada,maka saya pun menelpon si Iwan untuk mengabarkan bahwa dana kirimannya belum saya terima maka ia pun segera menghubungi Call Center Mandiri gadungan bernama Arief.
Si Arief ini selayaknya seorang petugas Call Center Mandiri lalu meminta saya untuk kembali ke ATM Mandiri dan memandu saya untuk mengecek saldo,ternyata saat itu mungkin karena saldo saya tidak OK bagi mereka karena hanya ada Rp.108.000 di dalamnya maka ia pun bilang akan dicek pada sistem Mandiri dan kemudian mengalihkan kepada si Iwan…aneh,karena kami bertiga aktif bersamaan jadi saling berkomunikasi,padahal setelah kejadian ini tadi ketika Indah menelpon Call Center Mandiri yang asli,si mas di CC Mandiri menyatakan bahwa tidak pernah ada komunikasi 3 orang pada Call Center jadi jika demikian maka itu adalah penipuan…
Sambil si CC Mandiri gadungan bernama Arif mencoba “mengecek server transaksi Mandiri” maka saya pun disuruh pulang oleh si Iwan dan ia berjanji akan menghubungi saya kembali sesegera begitu ada kontak dari CC Mandiri…ini CC Mandiri yang rajin karena bisa mengontak no.telp nasabahnya…hehehe…
Setelah beberapa menit saya di rumah maka si Iwan kembali menelpon dan meminta no.rek Mandiri saya yang lain..hehehe ternyata mereka gak minat ama saldo saya yang cuma Rp.108.000 di no.rek Mandiri saya,saya yang saat itu masih positive thinking pun lalu memberikan no.rek Mandiri milik Indah istri saya kepada mereka dan si Iwan menyuruh saya agar segera menuju ATM Mandiri terdekat dengan rumah saya agar ia bisa hub si CC Mandiri gadungan bernama Arif itu kembali untuk mentransferkan dananya yang katanya sedang ter-pending agar dimasukkan ke no.rek Mandiri Indah.
Sesampai di ATM Mandiri dan kemudian saya ditelp oleh si Iwan kembali dan kembali dihubungkan pada CC Mandiri gadungan maka saya pun masuk ke ATM Mandiri kembali dan disuruh cek saldo agar katanya hitungannya bisa tepat…eh ternyata saldonya Indah jauh lebih parah karena cuma Rp.57.000,gak jadi meras donk mereka…saya lalu disuruh tunggu oleh Iwan sementara si Arief gadungan ini sedang mencoba mentransferkan dana Iwan yang ter-pending oleh sistem server Mandiri…
Hahaha..gak lama si Iwan telp dan hubungkan pada si Arief yang mengatakan ia atas nama Bank Mandiri meminta maaf krn lagi libur begini sistem server Mandiri lagi down..ini lucu padahal selama saya antri di ATM Mandiri semua orang yang masuk di ATM keluar sambil memegang uang atau slip ATM koq..yang mana artinya koneksi server baik-bak aja…
Lalu si Iwan meminta no.rek BCA saya,kata si Arief ia sebagai CC Mandiri bisa melakukan kliring langsung dari komputernya di kantor ke no.rek BCA saya..di sini saya sudah mulai curiga namun mencoba percaya 50% dengan mengirimkan no.rek BCA saya si Iwan dan saya meluncur ke ATM BII karena ATM BCA libur….aneh ATM BCA di Sorong kalo tanggal merah ikutan libur…hehehe…
Sampai di ATM BII udah ada 2 miskol dari si Iwan,gak sabar dia rupanya…saya pun lalu dihubungkan ke si Arief dan cek saldo saya di BCA..nah kali ini ternyata jumlahnya lumayan bagi mereka..maka si Arief dengan nampak bersemangat mencoba memandu saya agar menjalani proses “kliring” ala penipu…jadi mengarahkan saya untuk memilih Tranfer lalu Transfer ke Bank Lain kemudian pilih BCA dan masukkan no.rek ini : XXXXXX (gak ingat saya)…di sini saya sudah rasa ada yang gak beres..koq saya yang harusnya menerima dana transferan malah dibalik menjadi posisi sebagai pentransfer…
Si Arief masih cuap-cuap dengan panduannya maka saya pun sudah men-cancel dan keluar dari ATM BCA dan duduk di halaman depan BII sambil dengar cuap-cuapnya…lalu gak lama ia pun mengatakan “Gimana Pak Michael,apakah kertasnya udah keluar?” saya dengan santai aja mengatakan : saya udah lama keluar dari ATM koq pak….koq bisa ya pak dari Mandiri transfer ke BCA?Mandiri masih ATM Bersama sedangkan BCA ATM Prima…saya walaupun di kampung tapi gak bego-bego amat pak…
Eh Si Arief CC Mandiri Gadungan ini marah-marah : Bapak ini mau saya bantu tapi tidak mau kerja sama…sudah silahkan langsung aja bicara dengan Pak Iwan,kasihan dananya tertahan di Mandiri…tiba-tiba langsung si Iwan berbicara : Pak Michael ini serius jualan atau tidak pak?kasihan dana saya tertahan di Mandiri,ayo pak kembali ke ATM dan lakukan proses sesuai panduan dari Pak Arief CC Mandiri…
Saya pun menjawab..Pak kita tunggu besok aja kalo memang Mandiri lagi ngadat maka besok pasti akan masuk pak..tenang aja,besok akan saya cek kembali….
Si Iwan seakan marah lalu ia mengatakan bahwa transaksi dibatalkan..saya jawab yah terserah bapak krn saya memang ragu pada bapak….
Iwan pun mematikan HPnya dan sayapun kembali ke ATM BII segera menarik semua dana saya yang ada di ATM BCA saya dan pulang ke rumah…
Si Penipu itu adalah :
Bambang : 081394555457
Iwan : 081288569777
Arief : Call Center Gadungan Mandiri…
—————————————————————————————————————————————
Oh ya bagi yang menbutuhkan produk SARANG SEMUT asli Papua maka saya menyediakan dalam bentuk aslinya dengan harga :
1 Kg – 2 Kg Rp.100.000
3 Kg – 4 Kg Rp.90.000
5 Kg – seterusnya Rp.85.000
Harga belum termasuk ong.kirim..
Juga menerima pesanan dalam jumlah besar seperti 10kg ke atas bagi yang ingin menjual kembali di kota Anda…kami jamin kami termurah dan kami menetap di Sorong-Papua Barat
Kunjungi : www.tokosevilla.50g.com
Email : Sevillasale@gmail.com


sekedar berbagi berkata
wah, harus hati2 nih !
citha berkata
saYa menyesal karena baru membaca tulisan anda ini,,,,,:terlambat”,,kata ini cukup menggambarkan kondisi saya saat ini. Kemarin saya baru saja mengalami hal yang sama dengan yang anda alami namun nasib sial sedang berpihak padaku. Karena saya tertipu dan masuk ke dalam perangkapnya. Dalihnya sama, ingin membeli produk jualan saya dalam jumlah yang besar dan kejadiannya pun mirip, mereka ngotot saya untuk mengecek saldo saya dan karena saat itu saya baru bangun tidur siang, saya pun langsung panik dan gak sempat mikir panjang dan mengikuti semua perintahnya, alhasil uang saya raib sebesar 3jt. Semoga kasus saya ini tidak terulang pada orang lain, semoga kita semua bisa lebih hati-hati lagi, jangan mudah tergoda pada penawaran pembelian yang jumlahnya fantastis…..semoga kita semua dilindungi dari orang-orang “jahat” ini.
Tumpal Manurung berkata
Saya pun pernah mengalami hal ini saat pasang iklan baris yg rencana mau menjual rumah…di giring ke atm, dan mulai mencurigakan saat di penelpon menyuruh saya berbicara bertiga dgn call center BNI. Bagaimana mungkin dan apa urusannya saya harus bicara ke call center sbg si penerima dana, mestinya si pengirim yg menelpon call center jika memang ada masalah dlm mentransfer dana. Setelah saya cek dan pastikan tidak ada dana yg masuk dari si penelepon saya tinggalkan atm dgn hp yg terus berdering hehehe….
Aksi Penipuan pura-pura Transfer ATM terpending berkata
[...] http://sevilla99.wordpress.com/2009/07/21/aksi-penipuan-ala-bambangiwan-dan-call-center-mandiri-bern… [...]