Mau Kemana Girsang?
Ditulis oleh sevilla99 di/pada Januari 28, 2009
Walaupun secara resmi diakui bahwa Girsang berasal dari Lehu-Pakpak Dairi bahkan ada mempunyai Tugu Girsang di sana namun Girsang lebih dikenal sebagai bagian dari Simalungun dan Karo yaitu Purba Girsang di Simalungun dan Tarigan Gersang di Tanah Karo.
Seiring dengan makin banyaknya keturunan dari marga Girsang ini maka makin banyak juga pemikiran dari keturunan Girsang saat ini yang menginginkan lepas atau menanggalkan marga di depan mereka yaitu Purba di Simalungun dan Tarigan di Karo.
Diceritakan bahwa Girsang bersaudara dengan Parultop yang kemudian berhasil mengalahkan Raja Purba saat itu yang bermarga Purba Dasuha lalu Parultop diangkat menjadi Raja Purba dan bahkan diberi marga Purba dan kemudian membentuk cabang marga Purba Pakpak yang masih eksis saat ini dengan jumlah keturunan yang cukup banyak.
Girsang yang merupakan adik dari Parultop kemudian menyusul abangnya ke Simalungun dan kemudian beranak pinak di Simalungun dan salah satu keturunannya menjadi menantu dari Raja Sinaga yang berkuasa di Silimakuta.Ketika dalam tekanan lawan dan hampir kalah maka muncullah si menantu bermarga Girsang ini berhasil membunuh hingga seribu orang musuh (asal nama “saribudolok”?) sehingga sesuai janji Raja Sinaga itu untuk menyerahkan kekuasaannya di Silimakuta kepada Girsang untuk menjadi Raja Silimakuta dan Raja Sinaga tersebut kembali ke Tanah Jawa.
Makanya tidak heran jika banyak ditemukan banyak orang bermarga Girsang di Silimakuta,termasuk Kela dari Indah juga bermarga Girsang sehingga saya pun dimargakan ke marga Girsang ini sebelum menikahi gadis boru Sipayung itu.
Ketika saya dimargakan di Saribudolok itu mmg banyak dari saudara-saudara pemilik marga Girsang itu yang berkali-kali mengingatkan pada saya bahwa saya dimargakan ke Girsang bukan ke Purba Girsang alias sekali Girsang tetaplah Girsang bukan Purba Girsang.
Pada perkembangan saat ini semakin banyak yang “mengkhianati” hubungan persaudaraan dalam Harungguan Purba Simalungun yang telah tercipta berabad-abad antara Purba Girsang dan Purba Pakpak dengan Purba Siboro,Purba Sigumonrong,Purba Tambak,Purba Dasuha,Purba Tamsar dan masih banyak Purba Simalungun yang lain.Purba Girsang dan Purba Pakpak dianggap sebagai sanina dari Purba Simalungun lainnya dalam ikatan Harungguan Purba.
Lucunya jika Girsang kini menyangkali Ke-Purba-an mereka namun Purba Pakpak tetap setia pada Harungguan Purba Simalungun,sedangkan Girsang telah mengambil langkah terlalu jauh dengan menolak menjadi bagian dari Harungguan Purba Simalungun,lalu menolak bagian dari Toga Simamora (dalam hal ini saya juga setuju) dan kemudian menyatakan bahwa Girsang adalah bagian dari Toga Sihombing yang ber-sanina dengan marga Sihombing,Nababan,Silaban dan Hutasoit…
Dengan sikap menolak,penyangkalan dan seakan-akan membalas air susu dengan air tuba kepada Harungguan Purba Simalungun nantinya malah akan menjadi bumerang bagi keturunan marga Girsang nantinya karena tentunya ada yang terluka di dalam penyangkalan Girsang kepada Harungguan Purba ini.
Perlu rasanya para petinggi,senior atau yang dituakan dalam keluarga besar Girsang perlu duduk bersama dengan para petinggi Harungguan Purba Simalungun untuk membicarakan mau kemana Girsang sekarang ditempatkan..apakah masih mau bersama-sama dalam Harungguan Purba Simalungun atau mau keluar dari Harungguan Purba Simalungun.




SIMALUNGUNKU berkata
minta maaf ma bamu…
dalam waktu dekat saya akan membuat nama sumber penulisnya…
BRAVO SIMALUNGUN….
sevilla99 berkata
Diatei tupa lawei buat responnya….
Bravo Simalungunku dan Good Job Anak Merek Raya……
djanurdin berkata
Selain dari Lehu, informasi yg saya dengar2 juga ada bahwa Girsang adalah bagian dari Sihombing khususnya Lumban Toruan (Yang umumnya menggunakan marga Sihombing)Kab. Humbang Hasundutan sekarang.Menurut ceritanya yg keturunan dari Humbang, bahwa Raja Girsang Nauli adalah dari sana sebelum ke Lehu dan Silimakuta. Mohon bagi orangtua kami khususnya yg mengetahui sejarah marga Girsang untuk mengiformasikannya buat kami generasi selanjutnya. Diatei tupa ma banta haganupan.
sevilla99 berkata
Horas lawei…
itu sumber yang ngawur….
pendapat saya : orang humbang (Toga Sihombing) berpindah ke Silimakuta dan agar bisa diterima sebagai rakyat Silimakuta maka berafiliasilah mrk ke Girsang karena “katanya” Girsang itu marsanina dengan Toga Simamora yang merupakan satu keturunan dari Toga Sombu…
Mmg pintar mrk membalikkan fakta lawei…..
Diatei tupa ma
antoniogirs berkata
horas ma banta. Saya telah membaca beberapa tulisan mengenai GIRSANG. Dan setelah saya bicarakan dengan oppung saya, Beliau berjanji akan menceritakan tentang GIRSANG menurut versi beliau. Tapi karena waktu sudah larut, dan supaya bahasanya mudah dimengerti beliau bilang akan dikonsep dulu. Diatei tupa ma banta haganupan.
sevilla99 berkata
Horas Sanina…
kalo nanti oppung dah cerita,mohon sanina menceritakannya kembali di sini ya….
saya tunggu dengan sabar lho sanina……
Salam untuk oppung…
djanurdin berkata
Lawei, jgn terus bilang sumber yg ngawur, kan saya pingin tau sejarah girsang margana. mudah2an dari Lawei antonio girs melalui ompung itu bisa menambah wacana kita. Diatei tupa
hidupsehari berkata
aneh kok marga sihombing lumabantoruan ini,mereka terlalu maju sekali menyamakan diri mereka dngn girsang,sementara girsang aja engga pernah mengkau sama dengan sihombing lombantoruan..
aneh
djanurdin berkata
hai hidup sehari, marga apa ya, saya saragih. hal ini tak aneh terlepas dari ketobaan, tolong tanya dulu marga girsang yg di naga saribu utamanya kadesnya lupa saya, bahwa menurut tulang itu kemungkinan ada hubungan, dan masih di pelajari. thx
dori girsang berkata
aku marga girsang.. ,bapak ku salah satu tokoh di silimakuta nama nya Bayak Lehu Djahotman Girsang Tuan Dolok Mariah Ke 7,keturunan Tuan Janji Malasang,nenek moyang kami lah yg mendiri kan kerajaan kecil yaitu Bage,sedangkan adek tuan janji malasang yg meneruskan kerajaan silimakuta di nagasaribu
bapak ku aja sampe sekarang belum dapat dari mana asalnya sihombing lumban toruan sama dengan girsang..emang sihombing sihombing aja yg terlalu mencari kesamaan…
girsang dari dlu sampe sekarang masih di percaya datng nya dari Lehu Pak-pak..
sevilla99 berkata
Sebenarnya agar bisa hidup di tanah simalungun maka Sihombing Lumbantoruan berafiliasi ke Girsang dan merubah marga mereka Girsang dengan embel-embel Girsang Lumbantoruan,tp kini dengan lincah dan cantiknya mereka membalikkan fakta dengan menyatakan bahwa Girsang adalah keturunan dari mereka…ini khan lucu….
Tp katanya sudah diluruskan pada peresmian Tugu Girsang di Lehu bahwa antara Girsang dan Toga Sihombing tidak ada hubungan apa-apa….
grego saragih berkata
menurut crita yg saya dengar girsang datang dr daerah sekitar dolok sanggul belum tentu berasal dr lumban toruan. bisa saja dolok sanggul hanya tempat transit?? maklum parhultop [pemburu dgn sumpit] hidup nomaden… bagaimana nama daerah girsang sipangan bolon antara parapat dgn porsea, apakah itu asal girsang ato hanya daerah transit??
dori girsang berkata
klo girsang si pangan bolon adalah daerah kekuasaan marga girsang yang dri silimakuta,si pangan bolon bolon itu terjadi karena pembagian jambar nya paling besar adalah untuk marga girsang.yup bener yg di bilang lae grego.emang kalo lelehur girsang itu adalah seorang pemburu dan dia banyak membantu orang tuk memburu hewan2 perusak ladang dll..krna dia banyak membantu orang yah wajar ajalah dia dapat upah dri kebaikan nya itu,krn dulu mungkin ga ada rupiah maka yg di kasih ya tanah kalo engga tanah prempuan tuk di jadi kan istri,maka nya marga girsang itu rata2 punya istri lbh dri 1 muda2 an aku engga spt itu hehehehehe..
dlu sbelum tugu lehu di dirikan,girsang itu spt kehilangan identitas,banyak marga girsang yg ada di karo berubah jdi tarigan girsang,klo sekarang dah banyak marga girsang di karo meninggalkan tarigan nya dan hanya membuat girsang saja..
dan dlu sbelum ada tugu lehu itu aku ndak ada dengar girsang sama dengn sihombing lontor,setelah ada tugu kok ada muncul girsang sama dgn sihombing luntor,bahkn mereka dah buat tugu nya di si borong2 di buat nama nya girsang nauli dia lagi naek kuda ada patung istri nya 2 orng,aku dah pernah liat poto nya di kalender,ketika mereka maw mensosialisasikan girsang nauli,ini kan terlalu hebat sekali gerakan nya.. sampe melakukan hal spt itu,ini bener2 berbahaya bagi yg ga tau sejarah girsang mereka bisa2 aja percaya trutama yg di perantauan..
sevilla99 berkata
Yah gitulah sanina…makanya melalui blog dan website kita harus gencar mensosialisasi bahwa marga Girsang adalah dari Lehu-Pakpak dan kemudian beranak pinak di Silimakuta dan gak ada hubungan dengan yg namanya Girsang palsu yang bernama Girsang Nauli…ada-ada aja saudara-saudara kita dari pihak sebelah ya….
Diatei tupa ma
djanurdin berkata
buat Laweiku Dori Girsang margana, justru dengan beginilah maksud saya supaya kami yg masih muda mengetahui darimana Girsang itu, dan harapan saya kepada semua para tetua, maupun orangtua yg mengetahui sejarah agar menurunkannya buat yg muda2 agar kita juga mampu menangkal segala gerakan lainnya. Dan kitapun yg telah berkomunikasi disini dapat secara terbuka menelaah dgn cermat setiap apa yg ditulis (belum tentu tulisan). Diateti tupa. Ditunggu masih banyak info dari semua ginompar Girsang margana.
spabaliku berkata
sebenernya aku masih punya data2 yang lumayan banyak tapi masih ada di kampung (berastagi) sejak bapak ku masih muda dia udah mulai mengketik asal usul marga girsang,trus girsang terbagi berapa,dll masih banyak nti lah klo aku pulang kampung ntr akan aku share disini,truss kami juga punya tarombo mulai dari Tuan Janji Malasang ( abang nya raja silimakuta ),klo teman2 semua disini pada tau tarombo nya pasti akan lebih seru pastinya
1 Horbo Si Jagat ( Kerbo Bule )
2 Ursa ( Rusa )
Pagar Dawan
Pagar dawan adalah jamur yg terdiri dari 2 warna,1 warna putih dan 1 warna merah, yang satu racun yang satu tawar
Oppung kita dulu pernah membuat anjing nya hidup lagi setelah di kasih makan jamur yang putih,
pasukan raja siantar banyak yg gugur akibat jamur yg warna merah dimana jamur tsb di baluri di ultop2 nya dan di duri2 dgn tsb lah Oppung kita bisa menang dlm perang
Maka nya Oppung kita punya julukan Datu Parulas krna dia jago meramu Racun
buat sanina tolong link di masukkan ke list link nya san heheheeh maklum web baru http://www.spabaliku.wordpress.com
web yg lama lagi di perbaiki…
spabaliku berkata
san ini aku dori girsang… aku bikin account di wordpress maka nya nick ku beda
nia berkata
mari kita dgn hati yang lapang, kita telusuri asal kita, apalagi kita yg masih muda, mungkin sdh kegenerasi 7,8 atau lebih. yg muda kita semua bersaudara, kita akan bersama mencari darimana sebenarnya OPPUNG kita pertama sebelum PARULTOP. thks. GBU
Erick Girsang berkata
Setelah baca artikel dan keluh kesah ttg marga girsang diatas aku malah tmbh bingung..
Aku (ERICK GIRSANG/25 THN) lahir dan besar ditanah karo tp aku gak pnh pake Tarigan di depan GIRSANG… Tetap ERICK GIRSANG dan aku shari2nya dpanggil dgn sebutan “GIR..!!!” yg merupakan singkatan dari GIRSANG. Aku bangga dgn itu…!!! Aku jg fasih bhs simalungun, bhs karo, bhs toba dan bhs silimahuta/sipituhuta..
Nahh.. aku mo nanya aja…
Mnurut yg aku dengar dulunya GIRSANGku ini adalh kelas yg paling bawah dlm kelas SILSILAH MARGA GIRSANG. Kasarnya aku ini keturunan kelas BUDAK… Krn kami gak pnh disebut TUAN sprti Tuan Bage, Tuan Janji Maria.. Etc… Mnurut Orangtua, aku ini GIRSANG SISEAT HAMBING/ROBA-ROBA. Bagi yg lbh tau artinya tolong dijelaskan…
“ORANG YANG SESAT DIJALAN PASTI AKAN BERTANYA..”
My GOD BleZZ U All..
Diatei tupa
HORAS3X..
erickgirsang@yahoo.com
djanurdin berkata
gmn lawei antoniogirs, lama kali baru dapat cerita dari opppung kita itu. minimal nambah koleksi.
sevilla99 berkata
benar lawei saragih…saya juga masih menunggu info lebih lanjut dari sanina antonio girsang..semoga segera ada penjelasan dari sanina tsb…
M Muhar Omtatok berkata
Akibat sering terpaku pada singkatan Sisadapur (Sinaga, Saragih, Damanik & Purba), sehingga kita akan merasa 4 morga inilah yang mencerminkan Simalungun.
Sikap adaptasi Orang Simalungun yang telah turun temurun, menciptakan sikap mencari kesamaan dan takut beda.
Girsang yang jelas-jelas sebagai salah satu morga Simalungun, Sejak jaman kerajaan Nagur, sudah disebut-sebut morga Girsang. Ingat Girsang Doriangin. Pada jaman Kerajaan Dolog Silou, morga girsang juga sudah disebut-sebut, ingat kisah Si Juhar yang morga Girsang yang merupakan garis keatas dari Tuan Dolog Batu Nanggar (Serbelawan).
akibat adanya “Sisadapur” itu, hingga Girsangpun menjadi sub morga purba.
Begitu halnya terhadap Sipayung, dulu juga beradaptasi menjadi sub morga Sinaga. Padahal Girsang atau Sipayung adalah bagian morga Simalungun.
Legenda & Sejarah telah mewartakan bahwa morga Girsang yang ‘lebih mempunyai kemampuan’, membuat tarik menarik etnis lain untuk mengakui Girsang sebagai bagian dari etnis non-Simalungun. Tanpa ingin mengurangi rasa hormat terhadap ‘orangtua-orangtua Simalungun’, mereka sering menganggap Folklor (budaya tutur) antara generasi mereka dengan generasi berikut adalah kurang begitu penting, sehingga dengan gampangnya Halak Simbalog mengobok-obok, anehnya sebagian Halak Simalungunpun pasrah dan adapula yang meng-amin-i.
Jika Batak Toba mengakui Girsang berhulu dari cabang marga Sihombing Lumbantoruan, saya fakir ini hal biasa. Batak Toba sudah berjaya mengakui seluruh masyarakat bermarga di Sumatera Utara, wilayah tenggara Aceh dan masyarakat bermarga di Pasaman yang berbatasan dengan Sumut, bernenek moyang dari Batak Toba (termasuk Habinsaran, Silindung, Humbang, dan Samosir)yang berasal dari sebutir telur ayam kulambujati.
Batak toba sudah mengklem Damanik, Purba, Saragih, Sinaga berasal dari sosok yang disebut Siraja Batak.
Damanik yang diklem berasal dari Siraja Borbor, Purba dengan Toga Simamora-nya, Sinaga dari perkawinan Si Raja Lontung yang menikahi ibu kandungnya sendiri, Saragih yang diklem turunan Ompung Siambaton. Sehinga semua orang Simalungun di klem dari Batak Toba yang dahulu dikenal tandus itu, sebelum diimport dari Batak Toba diyakini dahulu Simalungun yang terkenal subur itu, tidak berpenghuni….naif….
Teori geografi tentang penyebaran pendudukpun tercipta oleh Batak toba. Pusuk Buhit dekat Pangururang, yang tandus dan berbatu adalah centrum awal semua marga-marga.
/M Muhar Omtatok/
sevilla99 berkata
Suatu tulisan yang sangat menarik Lawei Muhar Omtatok Saragih,
Semakin saya mempelajari ttg susunan pembentukan marga versi Toba maka semakin saya merasa bahwa susunan ini tidak beres dan asal comot demi menunjukkan superioritas pihak Toba atas suku-suku lain di sekitarnya.
Dan lucunya kini semakin banyak Halak Kita Simalungun yang bangga dengan Tarombo akal-akalan pihak Toba dan dengan bangganya menyatakan bahwa ia yang seorang Girsang marsanina dengan Purba Toba,Simamora dan Manalu karena sama-sama keturunan Toga Simamora…hahaha…seorang Girsang yg sudah menjadi korban dari kebohongan sejarah dan pemutar balikan fakta oleh pihak Toba.
Saya merasa geli apabila seorang Simalungun menggunakan tutur Toba pada saya,sedangkan saya sendiri sedang menggiatkan penggunaan tutur asli simalungun sedangkan ini si orang Simalungun ini malu pada tuturnya sendiri dan bangga dengan tutur dan bahasa tetangga yaitu pihak Toba…
Semoga Yayasan Sauhur melalui berbagai aktivitas dan Majalah Sauhur bisa membantu untuk mengembalikan kebanggaan Halak Simalungun pada budaya,bahasa dan tuturnya….
Pendapat saya lawei,apapun dia Simarmata,Manihuruk,Sidauruk,Sijabat,Sidabutar,Turnip,Sialagan dll asal sudah menjadi Saragih Simarmata,Saragih Manihuruk,Saragih Sidauruk,Saragih Sijabat,Saragih Sidabutar,Saragih Turnip,saragih Sialagan dll di depannya maka ia adalah Simalungun dan tidak ada perlu pembantahan atas hal ini.
Diatei tupa ma
M Muhar Omtatok berkata
Masihkah kita bertahan dalam kebohongan sejarah terhadap sejarah kita sendiri….
M Muhar Omtatok berkata
akhirnya aku ingin berbohong dan meyakini kebohonganku dengan berkata, “Simalungun berasal dari negara bagian Bayern di Jerman & nenek moyang orang Simalungun bernama Jamunich”
sevilla99 berkata
Gak lawei…Simalungun itu dari Toraja asalnya..lalu naik kapal dan akhirnya nyangkut di pantai cermin dan kemudian masuk ke tanoh simalungun dan kemudian beranak pinak di sana…si kapten kapalnya bermarga Payung makanya di simalungun kemudian menjadi Sipayung….hahaha…
Kalo soal ngarang-ngarang kyk lawei dan saya gini maka semua kita juga bisa…tapi sayangnya karangan kita masih kalah dari yang ngarang yang bilang Halak Simalungun dari Pusuk Buhit sana….benar khan lawei
jan berkata
setuju do au pakon om tatok nakkonai tene;girsang nai silimakuta aima girsang na hun dolok batu nanggar na pindah attappe misir hun jia alani masa panahit sampar i nagur”simalungun;jd laoma sidea hu lehu attape dairi;anngo memeng tongon do han lehu asalni marga girsang mase lang adong tanoh ni marga girsang ijia?tano ni tugu girsang ai kan na iboli do ai hun marga padang batang ari tene,jd na sada do purba pakon girsang
Jannerson Girsang berkata
Basa nasiam Tulisan ni Almarhum Mansen Purba on, mungkin boi sebagai bahan na maharga.
BUDAYA DO NA PALEGANHON SUKU BANGSA
Age pe domma gabe sada bangsa hita Indonesia, tong do isurahon ase ulang namin lambin masab suku-suku bangsa ni Indonesia on. Age palegan-legan tapi hot marhasadaon. Sura-sura in ma na igoran Bhineka Tunggal Ika.
Budaya na palegan-legan do mambahen dong suku-suku bangsa in. Anggo itadikkon sada suku bangsa ma budaya na paleganhonsi humbani suku bangsa na legannari, sasap nari mando suku bangsa in.
Aspek budaya na takkas taridah paleganhon suku na sada humbani na legannari, ai ma sahap, adat pakon kesenian. Tarlobih bani suku-bangsa Simalungun, aspek budaya na tolu in mando mambahen targoran ia suku bangsa. Anggo lambin lang be ihargahon sahap Simalungun, lambin roh simouni ma suku bangsa in. Anggo lambin lang be taridah hinalegan ni adat perkawinan ni Simalungun, hira dos mando songon adat ni simbalog (Toba), lambin roh langni ma suku bangsa Simalungun. Anggo lambin tading ma inggou Simalungun, rosuhan bani inggou suku na legan (atap India?), roh sasapni ma suku bangsa Simalungun.
Sedo hasusuran parmorgaon tang napataridahkon suku bangsa Simalungun. Ai anggo hasusuran do, lang tartakkasi be atap susur hunja hinan do halak Simalungun. Lang homa ongga tarbogei legenda na makkatahon sisada hasusuran hinan halak Simalungun. Gariada, dong do halak Simalungun na martongon susur hun suku bangsa na legan. Dong do na susur hun Pagarruyung, gabe Purba Tambak dob i Simalungun. Dong na susur hun Pakpak (Dairi), gabe Purba Pakpak dob marhuta i Purba; gabe Girsang dob marhuta i Nagasaribu. Dong do par Samosir hinan gabe Saragih barang Sinaga atap morga na legannari dob i Simalungun. Ai ma ase age dos morgani, lang mittor boi hatahonon sisada hasusuran.
Budaya do namin age parmorgaon. Tapi budaya adat perkawinan do rahut-rahut ni parmorgaon i Simalungun. Ai age pe palegan morga, boi do gabe sanina (sapanganonkon) bani parhundul i loulouan paradaton, halani sanina inang, sanina inangtua atap sapambuatan (boru).
Ai ma ase budaya ma tang na boi bahenon gabe batar-batar pasayurhon suku bangsa Simalungun. Sedo hasusuran. Age pe lang halak Simalungun hinan, gabe halak Simalungun do goranon anggo marbudaya Simalungun do. Sonai homa age suharni ai. Age halak Simalungun hasusuranni, mahol ma goranon ia halak Simalungun anggo budayani domma lang be budaya Simalungun. Humbani sapari do sonai. Ai ma ase sapari dong do na hun Toba hinan, atap na susur hun Jawa, hun Sina, gabe halak Simalungun halani ijalo janah ihagoluhkon budaya Simalungun; dong do na igoran “domma gabe malayu” halani na marbudaya Melayu. Sonari on pe boi do homa hataonkon “domma gabe Toba”, anggo domma marbudaya Toba, age pe namin halak Simalungun hinan do; “domma gabe Karo” halani marbudaya Karo. Atap, “domma gabe halak nasional” halani marbudaya nasional.
Catatan: Basa homa nasinuratkon ni St. Mansen Purba SH bani Ambilan & Barita GKPS No. 337 Mei 2002
Horas!
Jannerson Girsang
Orang Simalungun
raja iman Girsang berkata
horas sanina kuu…
aku masih belum mendapatkan informasi dari mana sebenarnya marga girsang berasal……
ada yang bilang dari berastagi ada yagn bilang dari lehu pak-pak….
aku simalngun tapi ada yang bilang girsang itu karo….
kasih penjelasan yang pastin dong sanina …
sevilla99 berkata
salam kenal sanina…
Girsang berada pada 2 suku yaitu Simalungun dan Karo,
Girsang berawal dari Silimakuta dan dari sana penyebaran dimulai yaitu di sekitar Silimakuta…
Apapun dia,entah dari Simalungun ataupun Karo yg jelas jika marganya Girsang maka itu adalah saudara kita tanpa perlu ada pembatasan apakah dia simalungun ataupun Karo….mungkin kyk gini pendapat saya sanina…
ada yg mau menambahkan?
Jannerson Girsang berkata
Basa ham sahali nari tulisan ni Mansen on sanina : “Sedo hasusuran parmorgaon tang napataridahkon suku bangsa Simalungun. Ai anggo hasusuran do, lang tartakkasi be atap susur hunja hinan do halak Simalungun. Lang homa ongga tarbogei legenda na makkatahon sisada hasusuran hinan halak Simalungun. Gariada, dong do halak Simalungun na martongon susur hun suku bangsa na legan. Dong do na susur hun Pagarruyung, gabe Purba Tambak dob i Simalungun. Dong na susur hun Pakpak (Dairi), gabe Purba Pakpak dob marhuta i Purba; gabe Girsang dob marhuta i Nagasaribu. Dong do par Samosir hinan gabe Saragih barang Sinaga atap morga na legannari dob i Simalungun. Ai ma ase age dos morgani, lang mittor boi hatahonon sisada hasusuran”.
Brayan Munthe berkata
Wow, kemelut marga-marga di Simelungun ini terus berlanjut, ini bisa terjadi karena pola pikir Orang-orang Simelungun itu sendiri sempit dan picik, pola pikir yang masih seperti pada abad ke sembilaan belas dan sebelumnya. Tampaknya sampai sekarang Sub-sub Marga dari Purba, Saragih, Damanik dan Sinaga, masih ada yang dianggap pure Simelungun dan Simelungun jadian. Kan nyatanya sebagian Girsang merasa tidak nyaman, sebagian nyaman, dan bahkan merasa ada yang bukan Tuan alias budak. Bagaimana Girsang sendiri kok kagak nyaman bersama Purba, apa sebabnya. Kalau di Tanah Karo mereka nyaman bersama Tarigan, karena tidak dibedakan dengan Tarigan lainnya.
Kepada saya pribadi ada yang pernah mengeluh karena memakai Marga Saragih Turnip, keluhannya dia dianggap yang lain tidak pure saragih jadi tidak pantas menjadi pejabat di Pemkab Simelungun, padahal beliau itu sangat birilian.
Jadi belajarlah Simelungun yang lebih egaliter, jangan selalu keluhkan dominasi Toba, dominasi itu dapat jalan karena ada jalurnya. Toba itu memang dinamis, aku salut mereka, atau silent Karo. Mana bisa Toba tancapkan pengaruhnya kepada Karo yang silentnya, keras, tegas dan jujur.
“Hi, my brother Simelungun, egaliterlah hidup, tegas, ciptakan hidup nyaman bagi semua simelungun dalam kesetaraan”.
Percayalah kejayaan Simelungun akan muncul kembali seperti abad 16-19 sebelumnya.
Zico Sanses Lumbantoruan berkata
Bapak2 sekalian, jangan langsung menghakimi lah… Kita lihat dulu seseorang itu mengeluarkan statemen nya dari mana dasarnya.. Kita beri kesempatan pada mereka tuk membuktikan ucapannya……. Saya sendiri mengakui bahwa saya adlah Girsang Lumban Toruan, keturunan dari Ompung Raja Girsang Nauli Lumbantoruan yg berasal dari Siborong-borong. Makasih