Sevilla99 – www.sevilla99.wordpress.com

Tentang Papa,Mama dan Vincenzo Girsano Wong Tomarere Serta Semua Yang Terjadi Di Sekitar Kami

Arsip untuk November 24th, 2008

Keluarga Tomarere di Sorong

Ditulis oleh sevilla99 di/pada November 24, 2008

tomz_famillyTomarere adalah sebuah marga baru yang baru terbentuk sekitar tahun 1950an…

Marga dasar aslinya adalah Wong dari Canton,RRC namun kemudian masuk menjadi WNI maka diambil marga dari pihak Ibu (nenek saya) yang adalah seorang asli Tana Toraja maka jadilah marga ini yaitu Tomarere.

Konon arti marga ini cukup seram yaitu : To’ ma rere yang artinya adalah Tukang Potong Kepala alias Aljogo Raja pada masa Kerajaan masih berlaku di tanah Sangalla,Toraja.Kebetulan Leluhur saya dari pihak nenek adalah Algojo Raja sehingga julukan “Orang Tukang Potong/Jagal” alias Tomarere tidak bisa ia lepaskan dan nama itu ia bawa hingga pada keturunannya..salah satunya nenek saya.

Pemakai marga Tomarere saat ini menyebar dari sentralnya di Makassar dan kemudian berkembang hingga ke Bandung, Sorong, Surabaya Filipina & USA.

Salah satunya keturunan pembawa marga Tomarere adalah Bapak saya,Bp.Octovianus Tomarere yang tahun 1979 merantau ke Tanah Papua dan kemudian menikah dan mempunyai 4 orang anak di sini bahkan 2 bulan ke depan akan menjadi Engkong karena saat ini menantunya (istri saya) sedang mengandung cucu pertamanya yang juga berkelamin laki-laki sehingga dapat dipastikan bahwa Tomarere cabang Sorong akan berkembang lagi..

Marga Tomarere identik dengan Gereja Advent Hari Ketujuh,setidaknya 3 orang paman saya adalah penganut Advent yaitu Om Simon Tomarere,Om Yusuf Tomarere dan Om Fredrik Tomarere namun hanya bapak saya dan Om Lewi Ali saja yang Tomarere Protestan dengan aliran Lutheran/Calvinist.

Sudah beberapa kali saya mengunjungi pelanggan saya yang dari aliran Advent dan sudah beberapa kali juga ketika saya katakan bahwa saya “Michael Tomarere” maka pasti mrk akan tanyakan “Apa hubungan anda dengan dr.Simon Tomarere?” saya pun menjawab bahwa beliau adalah Paman saya,lalu mereka bertanya kembali “lalu kenapa Anda bukan Advent?”..awalnya lucu namun kemudian menjadi kesal karena seakan-akan Tomarere adalah harus beraliran Advent padahal aslinya nenek kami adalah seorang anggota GKT = Gereja Kristen Toraja yang nota bene beraliran Lutheran.

Semoga keluarga kami terus diberkati Tuhan sehingga kedepannya marga Tomarere terus berkembang…

Jika dirunut maka silsilah seperti ini :

Wong Weng – Dorkas Tomarere

mempunyai 7 orang anak :

  1. Thomas Wong menurunkan 5 orang anak yaitu Arbin (Makassar),Arlan (Makassar),Arman (Sorong),Anton (Samarinda) & Fransisca (Soroako) ,dan menurunkan marga TOMASOLA,cucu dari Om Thomas saat ini ada 3 orang.
  2. Simon Tomarere menurunkan 3 orang anak pria yaitu Adrian Tomarere (USA),Erick Tomarere (Bandung) dan Irwin Tomarere (USA) sekitar 5 cucu.
  3. Maria Wong menurunkan 5 orang anak yaitu Pdt.Luther Tarlim Samara (Jakarta),Sandy Tarlim Samara (Jambi?),Christian Tarlim Samara (Jakarta),Eriske Tarlim Samara (Depok) dan Jimmy Tarlim Samara (Jakarta),ada sekitar 10 orang cucu yang diliki oleh Almh Tante Maria dan Om Peter Limbong.
  4. Lewi Ali Wong menurunkan 5 orang anak yang diberi marga Tomarere menetap di Makassar.
  5. Yusuf Tomarere menurunkan 3 orang anak yang bernama Safitri Tomarere,Leo Tomarere dan Laura Tomarere,mereka menetap di Bandung.
  6. Octovianus Tomarere menurunkan 4 orang anak yaitu Michael Tomarere (Sorong),Ivone Tomarere (Surabaya),William Tomarere (Sorong) dan Wenny Tomarere (Jakarta).
  7. Fredrik Tomarere menurunkan 2 orang anak yaitu Corry Tomarere (USA) dan Vivi Tomarere (Filipina)

Hidup Tomarere……….

Ditulis dalam Pribadi | Leave a Comment »