Sevilla99 – www.sevilla99.wordpress.com

Tentang Papa,Mama dan Vincenzo Girsano Wong Tomarere Serta Semua Yang Terjadi Di Sekitar Kami

Sipayung,Di Mana Kampungmu?

Ditulis oleh sevilla99 di/pada November 6, 2008

Kembali lagi ke topik tentang Simalungun ah…setelah mengulas tentang Suku Kwantung yang mengalir dalam darah saya,sekarang saya bahas tentang marga Sipayung.

Jika di Simalungun ada marga Sipayung maka di Toraja juga ada yang hampir mirip yaitu marga To Payung (To = Orang) jd bisa diartikan = Orang Payung dan juga ada marga Payung aja,kadangkala beberapa orang di sini salah membedakan antara Sipayung yang Simalungun dengan To Payung dan Payung yang dari Toraja.

Hal ini juga terlihat pada marga Limbong di Toba dengan Limbong yang di Toraja,sama bunyi dan tulisan namun tidak selalu menjamin bahwa orang tersebut asli Toba atau Toraja,Paman saya bernama Peter Limbong cerita bahwa sudah berkali-kali ia harus menjelaskan bahwa ia adalah Orang Toraja bukan orang Batak Toba kepada teman/kenalannya yang selalu menduga bahwa ia adalah orang batak…hehehe…

Kembali ke Sipayung….

Awalnya saya mengira bahwa Saribudolok adalah Kampungnya Sipayung karena di sana terdapat komunitas besar marga Sipayung bahwa istri saya pun saya “angkut” dari sana,namun ternyata saya salah,yang benar malah  Saribudolok yang bagian dari Silimakuta adalah wilayah adatnya marga Girsang,marga yang ditabalkan pada saya ketika sebelum menikah.

Lalu Sipayung ini dari mana?

Ketika ngobrol dengan Lae Joshua Sipayung,lae ini mengatakan bahwa Sipayung aslinya berasal dari Toba dan berpindah ke Simalungun lalu akhirnya menjadi Simalungun,kampungnya sendiri ada di Pulau Samosir.

Lae Joshua juga mengatakan,menurut Tarombonya dia,leluhurnya sudah bermarga Sipayung sejak masih di Samosir lalu 3 orang bersaudara pindah ke Raya dan beranak cucu di Raya kemudian menyebar hingga kemana-mana termasuk dirinya bersama 2 orang adik prianya yang berpindah ke Sorong-Papua Barat.

Kalo mengikuti tarombo istri saya malah lain lagi,leluhurnya berpindah dari Soping (sekarang masuk Kab.Tanah Karo walaupun sebenarnya masih wilayah adat Toba) dengan memakai marga Sihaloho lalu berpindah ke Saribudolok dan kemudian berganti menjadi Sipayung di sana dan menurunkan beberapa keluarga dengan marga Sipayung saat ini di Saribudolok.

Lalu kampungnya di mana?

Di Negeridolok pun banyak komunitas Sipayung yang menetap di sana namun apakah Sipayung asli atau berpindah marga blm saya dapat info lebih jelas.

Beberapa marga turunan Silahisabungan yang berpindah dari Toba ke Simalungun terpecah menjadi Sipayung, Sihaloho menjadi Haloho,ada juga yang bergabung ke Sinaga yang sebenarnya tidak ada hubungan apa-apa dan kemudian membentuk marga baru dibawah Sinaga Simalungun menjadi Simandalahi.

Jika melihat kembali bahwa Sipayung kampungnya ada di Samosir lalu kenapa pada friendster Sipayung pada link : http://profiles.friendster.com/57873582 ini Sipayung bergabung dalam group Simalungun dan affiliasinya pada GKPS bukan HKBP?

Sipayung memang sudah indentik sebenarnya dengan Simalungun walaupun tidak mempunyai tanah adat di Simalungun,seperti marga Lingga dan Sitopu yang juga tidak mempunyai kampung di Tanah Simalungun namun tetap diterima sebagai bagian dari Halak Simalungun…

Tetap masih misteri…Sipayung di mana kampungmu?

14 Tanggapan ke “Sipayung,Di Mana Kampungmu?”

  1. April Sitopu berkata

    Syalom,

    Saya senang sekali krn bisa membaca blogg nya boto (saya panggil boto apa makela ya?soal nya makela saya marga girsang).
    semoga kita bisa berbagi cerita dan pengalaman dlm hal nuansa Simalungun Jaya kita ya..

    Kalau kela sempat saya ada Friendster :iyut.2topu@yahoo.com
    berbagi cerita ya kela..

    Horas..

  2. BSimarmata berkata

    Sepengetahuan saya kampung Sipayung itu memang ada di desa Parbaba,kabupaten Samosir.Di desa Parbaba itu ada marga Sihaloho,anak tertua Silahi Sabungan,kemudian ada Situngkir,anak kedua atau adik Sihaloho.Ada juga marga lain.tetapi masih sekelompok dengan Silahi Sabungan,yaitu Sinabutar dan Sinabariba. Kembali kepada Situngkir,memiliki beberapa anak dan sepengetahuan saya,ada dua marga yang menjadi anak Situngkir,yaitu Sipayung dan Sipangkar.Sama dengan marga lain,karena kesulitan hidup di Samosir,mereka merantau ke Simalungan.Pada saat itu katanya ada semacam ketentuan dari pihak raja-raja Simalungan,agar semua marga-marga termasuk pendatang,mengelompok dalam empat marga,yang terkenal dengan sebutan SISADAPUR,yaitu Sinaga,Saragih,Damanik dan Purba. Marga-marga Parna yang merantau,seperti Simarmata,Manihuruk,Turnip dan Sitanggang masuk Saragih.Girsang(dekat Parapat) dan sebagainya masuk Purba,Manik dan Ambarita masuk Damanik. Lalu yang agak janggal memang Sihaloho dan Sipayung masuk Sinaga,hanya untuk mengamankan diri,kalau marga-marga terdahulu disebut memang bersaudara,kalau diyakinai orang Batak itu tadinya satu dan tersebar menjadi Batak Toba(paling tua),lalu Batak Mandailing,Batak Karo,Batak Simalungun dan Batak Pakpak.Akhir-akhir ini memang ada kecenderungan opini bahwa Toba dlsb tidak ada hubungan satu sama lain.Untuk memperdebatkan ini rasanya saya kurang ahli.Ceritera ini adalah dari pengamatan pribadi saja.OK,deh.Ir.Berlin Simarmata MM.

  3. sevilla99 berkata

    Iya benar Lawei Simarmata…
    agar bisa diterima di Simalungun maka marga-marga dari Silahisabungan seperti Sipayung,Sihaloho,Silalahi bahkan Sitopu juga harus menggabungkan ke Sinaga walaupun sebenarnya tidak ada hubungan saudara,namun setelah Revolusi Sosial tahun 1945-1946 maka banyak Sinaga yang kembali ke Sipayung,Haloho dan Silalahi lagi.

    Namun saat ini Sipayung identik dengan Simalungun,jika kita mengatakan marga kita adalah Sipayung maka langsung bisa diketahui bahwa ia adalah orang Simalungun..Berbeda dengan Silalahi yang identik dengan Toba atau Haloho yang di Simalungun dengan Sihaloho yang di Toba.

    Dan benar apa yang dikatakan oleh Lawei Simarmata pada postingan lawei sebelumnya yaitu jika telah berpindah ke Simalungun maka Simarmata yang telah menjadi Saragih atau Silalahi/Sihaloho yang telah menjadi Sipayung umumnya dah ga tahu silsilah oppung mereka yang di Toba..

    Diatei Tupa Lawei untuk komennya yang bermanfaat..
    JCBU

  4. hidupsehari berkata

    dari mana pulak jalan nya batak toba paling tua… ahh ngarang aja pon

  5. sevilla99 berkata

    Masalah mana suku “batak” yang paling tua masih perdebatan hingga saat ini…

    Pihak Toba selalu klaim bahwa Toba yang tertua krn manusia pertama dari Pusuk Buhit…

    dari Pihak Simalungun klaim bahwa manusia itu di mana-mana mulai dari Pantai dulu baru masuk ke daratan/pegunungan jd dari Timur Sumatra (Simalungun) lalu merangsek masuk menuju ke Danau Toba…

    Pihak Mandailing ada yang menyatakan orang “batak” masuk dari India lalu turun ke Myanmar tepatnya daerah Mandalay Myanmar lalu turun mengikuti semenanjug Malaya lalu turun ke Mandailing baru kemudian menyebar ke Toba,Simalungun dan Karo…

    Pihak Pakpak Dairi mempunyai sejarah sendiri juga namun tidak mengkaitkan dengan suku yang lain..mereka lebih fokus pada mereka sendiri daripada main klaim atas suku orang lain..yaitu nenek moyang mereka dari India lalu masuk dari Barus terus merangsek hingga ke Tanah Dairi…

    Kalo Karo blm belajar nih saya…hehehe

    Mari kita saling menghormati bukan asal klaim sebagai dominasi atas suku lain…

    Yang jelas saat ini secara umum Sipayung selalu merasa bagian dari Simalungun bukan Toba dengan menjadikan Saribudolok dan sekitarnya dan Nagori Dolog dan sekitarnya sebagai “kampung” mereka di Simalungun

    Diatei Tupa

  6. marius sipayung berkata

    aku adalah marga sipayung dari toba dan kampungku ada di sagala
    dan disana ada kampung marga sipayung. Tapi kami semua yang marga sipayung yang disitu aslinya dari parbaba. Di Parbaba ini juga banyak yang bermarga sipayung. Saya tahu ini dari bokap yang menjelaskan kalo saya ditanya oleh marga yang sama.Shaloom untuk semua marga sipayung disana(sorong).God Bless Us.

  7. marius sipayung berkata

    aku sekarang bermukim di bandung sudah 18 thn

  8. sevilla99 berkata

    Memang benar yang dikatakan oleh lawei Marius Sipayung,namun perkembangan yg saya lihat saat ini adalah marga Sipayung lebih identik sebagai Orang Simalungun ketimbang Orang Toba bahkan jika dilihat pada friendster marga Sipayung pada link http://profiles.friendster.com/57873582,mereka lebih berafiliasi ke GKPS dan Simalungun ketimbang HKBP dan Toba..

    Komunitas Sipayung lebih mudah ditemukan di Saribudolok,Hinalang,Haranggaol,Tinggi Raja dan Nagori Dolog ketimbang di Parbaba maupun Sagala seperti yang lawei Marius infokan itu…

    Tapi gimana pun Sipayung Toba dan Simalungun adalah Sanina di dalam Silahisabungan…

    GBU too Lawei Marius Sipayung

  9. Mayamaya Sipayung berkata

    salam kenal appara ” Marius Sipayung ”
    Salam kenal Lae ” Sevilla99 ”

    saya :
    Hoga Sipayung
    ( Karawang )
    Korespondensi :
    hogasipayung@gmail.com

  10. Dany Saragih berkata

    Horas bg Michael..

    Saya bangga dengan Sipayung di Simalungun. Setelah menyatu dan marahap Simalungun, mereka sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari bumi Habonaron do Bona Simalungun. Oleh karena itu, mereka juga bertanggungjawab dalam menjaga dam melestarikan adat budaya Simalungun. And they do it.

    Untuk comment BSimarmata, saya kira ada beberapa yg perlu dikoreksi.

    Horas.
    Dany Saragih

  11. FRANSISKUS SIPAYUNG berkata

    Horas lae”sevilla”
    ahu marga sipayung han saribudolok kalau di kampung dipanggil Siparan. Saya sangat salute dengan lae atas minat untuk pengetahuan tentang simalungun dan sipayung pada khususnya.Saya sendiri belum begitu mengerti dengan simalungun dan sipayung (holan otik otik do hassa)tapi minat ingin tahu sangat minim.Jadi terimakasih dengan blog lae ini.

    Lae kirim salamma bani botou indah, semoga sehat selalu dan panjang umur, sehingga dikemudian hari kita bisa tatap muka diseribudolok. kalau huta ni botou indah tepat di Seribudolok i mungkin pasti saling kenallah.
    Diate tupa.

    dari paran sipayung

  12. Ivan Sipayung berkata

    salam…. horas…
    sependapat dengan tulang B Simarmata..
    yang saya dengar dari orangtua/oppung, sipayung berasal dari parbaba.merantau ke simalungun melalui pesisir danau toba di daerah soping/nagori.naik ke hinalang. dengan mengandalkan kesaktiannya oleh raja/penguasa teritorial pada saat itu (d.h.i. raja Purba) mengangkat sipayung menjadi salah satu patih di kerajaan purba.oleh raja, ditempatkan di nagori hinalang… dst.
    mohon pencerahan untuk memperkaya khasanah dan hikayatnya. tq

    catatan silsilah sipayung di simalungun yang sudah “cukup” lengkap (menurut tokoh2 sipayung dari berbagai daerah di simalungun sampai ke deli serdang dan serdang bedagei) akan kami persiapkan. warisan berharga dari oppung yang telah “bergerilya” ke setiap wilayah yang ditinggali marga sipayung..

    “stick together”
    Ivan Sipayung

    • sevilla99 berkata

      Horas Lawei Ivan Sipayung…

      Memang benar Sipayung berasal dari Parbaba di Pulau Samosir lalu berpindah ke Simalungun…
      Mungkin dulu sempat jadi “Patih” Kerajaan Purba di Hinalang namun dalam perkembangannya kini malah lebih banyak keluarga Sipayung di Saribudolok tetangga Hinalang.

      Saya kemarin coba search di google dengan kata kunci “Sipayung Parbaba Samosir” namun sangat kurang informasi yang saya dapatkan mengenai keberadaan Sipayung di sana juga orang-orang marga Sipayung yang terkait dengan Parbaba,namun jika kita search kata kunci “Sipayung Simalungun” maka langsung akan berjejeran informasinya.

      Perkembangan saat ini malah Sipayung dikenal sebagai salah satu marga Simalungun bahkan tidak menutup kemungkinan maka kekuatiran Lawei Hoga Sipayung dan Tulang saya juga akan terjadi yaitu Sipayung sudah tidak mau mengakui bagian dari Silahisabungan dan berdiri sendiri menjadi marga mandiri di Simalungun.

      Saya merasa saat ini jika mereka marga Sipayung dari Parbaba keluar dari kampung mereka maka mereka akan mengaku sebagai Situngkir atau Silalahi karena jika mereka mengenalkan diri mereka sebagai Sipayung maka pasti dan dijamin gak akan lepas dari perkiraan bahwa mereka adalah Orang Simalungun kayak Sipayung-Sipayung lainnya yang dari Simalungun walaupun mereka menjelaskan sampai capek bahwa kampung aslinya Sipayung adalah di Parbaba Samosir namun di masyarakat umum Sipayung identik dengan Simalungun.

      Sonaima Lobei…
      Diatei Tupa Ma

  13. Sangap Sipayung berkata

    horas.. salam semuanya..
    ini termasuk info berarti bagi ku..

    terimakasih..
    Sangap Sipayung
    (still “Silahi Sabungan”)

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>