Sevilla99 – www.sevilla99.wordpress.com

Tentang Papa,Mama dan Vincenzo Girsano Wong Tomarere Serta Semua Yang Terjadi Di Sekitar Kami

Arsip untuk Juli, 2008

Epin..Itu Ko Pu Susah Sudah

Ditulis oleh sevilla99 di/pada Juli 31, 2008

Nama mereka berdua ini adalah Vici Sipayung (Cici) adik Indah istri saya sedangkan si pria yang ancur ini namanya Celvin Barus (Epin) adik sepupu saya,jd mereka berdua masih ada hubungan yang dekat dengan kami yaitu Cici yang merupakan adik kandung Indah atau adik ipar saya dan Epin yang adik sepupu saya (mama kami bersaudara kandung) alias adik ipar Indah.

Epin dan Cici bertemu secara tidak sengaja ketika pernikahan kami di Saribudolok,ketika itu cici sebagai seksi sibuknya acara nikah kami sedangkan Epin datang dari Jakarta bersama bapak,mama,adik,adik saya saya wenny dan juga neneknya/nondong biring.

Saat itu mrk mulai lirik-lirikan,saling memberi sinyal suka antara mrk..saya dan indah saat itu mendukung epin yang berencana untuk “menembak” cici dan jelas saja dalam sehari 2hari kenalan mrk sudah jalan bareng dan nhari terakhir menjelang balik ke Jakarta masih sempat2nya mrk jalan2 ke Merdeka Walk.

Kisah kami pun kembali terulang ke Epin dan Cici yaitu pacaran jarak jauh dan pulsa menjadi sarana penghubung,namun langkah epin tidak mudah karena kuliahnya belum tuntas dan dia merokok..Andai kalo kuliahnya segera tuntas dan dia tidak merokok tentu semuanya akan lancar2 saja..

Tp semoga semuanya lancar saja,walaupun kemarin malam mama mertua saya masih keberatan karena katanya epin dan saya masih dekat krn sepupu sekali namun saya rasa ga ada masalah krn yang sodaraan adalah mama2 kami bukan bapak kami.

setelah 5 bulan mrk jalin kontak telp tiap hari,tiap malam dan tiap saat kini saat yang dinantikan oleh Epin hampir tuntas yaitu Cici akan mencoba mencari pekerjaan di Jakarta atas hasil pencarian lowongan oleh Epin..Kami dari pihak sodara di Papua berharap agar semuanya lancar2 saja..

Cici dan Epin nga bisa buat ditahan lagi cinta mereka..cinta si anak Karo tp berisi otak Papua dengan Vici Sipayung gadis saribudolok simalungun asli..

110208 —> Celvin N Vici

Ditulis dalam Pribadi | Bertanda: , , , | Leave a Comment »

Met Ultah Mama yang ke 50thn

Ditulis oleh sevilla99 di/pada Juli 26, 2008

Di Kuburan Mama

Di Kuburan Mama

Tadi saya & Indah juga ditambah bapak,wil,wenny dan Selly mengunjungi kuburan mama di Pekuburan Cina Budi Luhur di Rufei.

Mama tepat berulangtahun yang ke 50thn pada tgl 24 Juli 2008 kemarin,andai jika mama masih hidup maka tentu ia akan senang karena 2hari lalu mama telah mencapai umur setengah abad,namun apa daya,mama anny yang kami sangat kasihi ini telah wafat dan meninggalkan kami selama-selamanya pada tgl 1 Desember 2000 setelah 1,5tahun bergulat dengan Kanker Nasofaring dan Kanker Tulang yang merengut tubuhnya dari semulanya berisi hingga tinggal tulang ketika wafat meninggalkan kami selamanya.

Yang paling saya rasakan tadi adalah kebersamaan yang hangat diantara kami.Bapak,Saya,Wil,Wenny dan ditambah Indah sebagai menantu mama serta Selly yang menjadi pacar wil.

Semoga kebersamaan ini tetap selalu ada dan terasa hangat di dalam keluarga besar kami Tomarere seiring waktu dan membuat kami makin dewasa dan sadar betapa pentingnya kebersamaan di dalam keluarga.Mama tentu akan senang di alam sana menyaksikan keluarga dan anak-anaknya hidup rukun di dunia.

We Love U Mama Anny

Ditulis dalam Saya dan Indah | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Apakah Sepi Itu Abadi?

Ditulis oleh sevilla99 di/pada Juli 22, 2008

Selepas EURO 2008 maka semuanya menjadi sepi..sangatlah sepi…sepi dalam artian apa nih?yah sepi dari pelangganlah..sangat sedikit pelanggan yang datang membeli barang di tempat kami membuat pemasukan menjadi seret mana bos2 teriak-teriak minta setoran terus membuat jd berlipat-lipat stressnya..mo bayar pake apa?emangnya daun bisa diubah menjadi uang?

Saya juga kecewa dengan Falcom,mmg Falcom sebagai Perusahaan Penyedia Material TV Kabel sangat payah..perusahaan kecil yang ga punya modal dan ga tahu bisnis..gimana kita mo besarkan nama merek dagangnya apabila tidak diberikan tenggang waktu yang lebih lama untuk promosikan barangnya?

Baru mulai kasih “Pilu = Pinjaman Lunak” ke pelanggan aja eh orang-orang gajian dari Falcom itu aja udah teriak minta setoran..payah Falcom..ke laut aja mereka dengan bosnya yang bernama Faisal itu..orang kampung yang ga tahu dagang..

Belum lagi para pelanggan tetap semuanya hobby kredit membuat beban nombok membayar utang mrk menjadi semakin berat,kalo tidak dikasih kredit langsung beli di tempat lain jadi kelihatan sekali kalo mrk datang berbelanja di tempat kami karena kami memberikan kredit dan apabila tidak bisa kasih kredit maka mrk membeli secara kontan di toko lain..capek saya jadinya…

Saya menjadi ilfil apabila bertemu pelanggan-pelanggan muka kredit ini..karena capek layani permintaan kredit mrk yang bermacam-macam..

Mengikuti lagunya The Rock “Munajat Cinta” dengan sedikit modif yaitu :

TUHAN KIRIMKANLAH AKU..PELANGGAN YANG BAIK HATI..YG TAK MEMBEBANI KAMI DENGAN KREDIT

Andai aja Papi Jesus dengar doa kami…Amien!!

Ditulis dalam Saya dan Indah | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

Pengalaman Ikut “Martonggo Raja”

Ditulis oleh sevilla99 di/pada Juli 21, 2008

Ini sebuah pengalaman pertama kali dalam hidup saya yaitu mengikuti yang namanya “Martonggo Raja”..

Sebagai seorang “Batak Simalungun yang dimargakan” tentu saya bingung..apa sih yang dimaksud dengan “Martonggo Raja” itu?

Siang itu ketika selepas menghadiri arisan bulanan “Punguan Silahisabungan” se-kota/kabupaten Sorong,saya lalu didekati oleh Lae Joshua,seorang marga sipayung juga seperti istri saya.Lae Joshua adalah seorang pria bermarga Sipayung selain 4 orang pria bermarga Sipayung lainnya yang beragama Kristen di Sorong.

Sosoknya yang tegas,berwibawa dan aktivis di gerejanya membuat saya yang memperistrikan wanita boru sipayung dan 4 pria bermarga sipayung lainnya menjadi segan dan menaruh hormat padanya.

Lae Joshua lalu mengatakan pada saya agar saya datang ke rumahnya nanti jam 6 petang karena ada pertemuan keluarga Sipayung se-kota Sorong (5 Keluarga) di rumahnya untuk membahas pernikahan lae saya yang lain yaitu Lae Rimbun Sipayung.

Saya lalu berpikir,apa sih peranan saya dlm pertemuan tersebut?karena saya khan bukan marga Sipayung karena saya dimargakan dulu ke Purba Girsang dan saya khan bukan asli batak,namun saya merasa harus datang karena selain segan dengan Lae Joshua,saya juga merasa senang karena dianggap saudara dari keluarga Sipayung di Sorong.

Sore itu pun saya datang tanpa istri saya Indah yang kecapekan karena kepanasan ketika perjalanan pulang selepas menghadiri Punguan Silahisabungan yang bulan ini bertempat di keluarga Lumban Raja dan istrinya boru Dolok Saribu.

Sesampainya saya di rumah Lae Joshua,seperti biasa ada Lae Sintong,Lae Eben & Lae Rimbun menyambut dengan hangat seperti saudara sendiri namun saya juga belum mengetahui apa arti kehadiran saya dlm petemuan Keluarga Sipayung di kota Sorong ini?

Seperti biasa dlm adat batak yang saya tahu yaitu sebelum berbicara atau bermusyawarah maka kita harus makan dulu..hmmm mmg enak ikan bakar yang bakar oleh Lae Rimbon bersama calon istrinya tadi ditambah sambal “colo-colo” membuat makin nyammi aja nih…setelah bercanda dan ngalor ngidul tidak karuan akhirnya pembahasan dimulai oleh Lae Joshua yang dituakan dan disegani apalagi Tulang Sipayung juga sudah datang.

Nah ketika dimulai inilah saya tahu apa gunanya saya..yaitu saya hadir sebagai wakil dari keluarga Boru Sipayung..dalam adat suatu musyawarah marga tidak bisa berjalan dengan baik apabila tidak ada kehadiran dari pihak perempuan yang bermarga tsb (boru) jadi kehadiran saya sebagai wakil dan nantinya yang akan bekerja jika adat dijalankan namun untungnya semua keluarga Sipayung mengerti posisi saya sebagai orang yang baru 6bulan di”marga”kan jd blm bisa untuk menjalani fungsi sebagai Ketua Panitia Pelaksana Pernikahan.

Saya senang karena ternyata kehadiran saya ada gunanya bahkan Lae Joshua berserta semua Lae dan Nasibesan yang lain terbuka dan mau mendengar pendapat saya dari pihak Boru..

Kami mulai bermusyawarah dan membicarakan rencana pernikahan Lae Rimbun Sipayung hingga akhirnya jam menunjukkan pukul 10:30 Malam,banyak yang sudah mulai mengantuk saat itu namun hasilnya juga cukup memuaskan kami semua karena nyaris tidak ada masalah dan semua sehati juga sepikir.

Setidaknya rencana nikah Lae Rimbun Sipayung telah sampai pada level 50% jadi tinggal 50% lagi kami siapkan hingga mencapai puncaknya pada tgl 16 Agustus nanti…

Waktu telah menunjukkan pukul 5.15 Sore,saya harus segera mandi karena sy harus kembali lagi menghadiri rapat keluarga Sipayung di rumah Lae Joshua kembali malam ini apalagi kami akan kedatangan para pengurus dari Punguan Silahisabungan..semoga semuanya lancar-lancar saja..

Diatei Tupa

Ditulis dalam Simalungun | Bertanda: , , , , , , | 5 Komentar »

Memancing Ikan Di Pelabuhan Tangki 14

Ditulis oleh sevilla99 di/pada Juli 19, 2008

Memory saya kembali ke tahun 1995-96,ketika itu saya masih duduk di kelas 1 SMU YPPK Agustinus Sorong..Berawal dari hanya mengikuti si Erwin Wijaya yang senang mancing di tepi dermaga Pelabuhan Tangki 14 membuat saya jd seperti keayikkan dan setiap hari dihabiskan di sana..

Pelabuhan Tangki 14 sebenarnya bukan nama resminya karena nama aslinya adalah Pelabuhan Rakyat di mana kapal2 nelayan/rakyat kecil menambatkan kapal-kapal kayu mereka setelah melalui perjalanan yang cukup jauh dari kota lain hingga akhirnya berlabuh di kota Sorong.

Ketika itu kami anak2 lelaki dari kelas IE SMU YPPK Agustinus tahun 1995-96 senang mancing ikan di sana,saya masih ingat ada Sondang Sinurat,Hendry Toisuta,Parlin Sianipar,Albertus Priyo,Hence Wijaya dll sering ikut kami mancing..

Sebelum masuk ke Dermaga Tangki 14 maka wajiblah untuk beli umpan dulu di Pasar Boswezen,kadang umpan cumi,udang,perut/insang ikan hingga Roti..gile ikan-ikan juga tahu makan roti nih..

Untuk masuk ke Dermaga Tangki 14 juga perlu sogok menyogok kecil2an yaitu dengan memberikan sebungkus rokok Gudang Garam Filter kepada si Satpam penjaga Dermaga Tangki 14 agar kami bebas warawiri di dalam dermaga tsb.

Sayangnya lokasi mancing kami di dalam terlalu nyaman sebenarnya karena jauh di dalam laut sana banyak batu karang membuat kadangkala kail kami nyangkut di batu karang,hal ini yang membuat kami selalu membawa kail lebih dan juga paku..ngapain dengan paku?paku sebagai pemberat agar kail kami bisa lolos langsung ke dlm air dan siap dimakan oleh ikan…

Memancing ikan memang membutuhkan banyak kesabaran dan emosi,gimana tidak?ketika ikan terus menggigit umpan kita maka kita juga harus dengan cepat dan tepat menarik kail kita agar bisa segera nyangkut dalam mulut ikan dan menarik ikan tersebut dengan cepat karena ikan tersebut pasti juga akan melakukan perlawanan jd jika tarikan kita tidak cepat dan tepat maka kemungkinan untuk lepas dan kembali ke laut juga besar.

Ada kejadian lucu dan sering juga kita lihat di TV,ketika itu Hendry Toisuta menjerit karena dia sepertinya menarik sesuatu yang berat,kami pun segera datang ke dekatnya untuk melihat sebesar apa sih tangkapan ikannya si Hendry ini..tp Hendry juga ragu karena koq yang ditariknya ini ga melakukan perlawanan seperti biasanya dan jelas aja ketika sampai di atas ternyata yang ditarik oleh si Hendry adalah buah kelapa tua yang sudah dibuang di laut.

Ada juga kejadian yang menunjukkan betapa CUPUnya saya,seperti yang kita tahu,ikan Kerapu (papua = Garopak) adalah ikan yang enak dan lezat,namun bentuk fisiknya yang kasar seperti ikan purba membuat kami menjadi ngeri,akhirnya tiap kalo kalo ikan Kerapu ini nyangkut di kail kami selalu kami buang kembali ke laut atau kalo tidak maka saya biarkan aja di tepi dermaga dan pulang..

Sekian lama baru saya tahu kalo ternyata ikan purba yang bernama Kerapu yang selalu saya buang itu adalah ikan yang enak dan lezat…hehehe dasar CUPU..

Masa remaja yang menyenangkan..kami terus memancing di dermaga Tangki 14 selama 3bulan hingga akhirnya kami semua sekelas sama2 bosan dan tidak pernah lagi mengunjungi Tangki 14 buat memancing hingga saat ini.

Ditulis dalam Pribadi | Bertanda: , , , , , | Leave a Comment »